Pages

Showing posts with label perkongsian. Show all posts
Showing posts with label perkongsian. Show all posts

Wednesday, December 31, 2014

Pertanyaan Baginda kepada Iblis......

Suatu ketika Allah SWT memerintahkan seorang Malaikat menemui Iblis agar menghadap Baginda Rasul saw untuk memberitahu segala rahasianya, baik yang disuka maupun yang dibencinya. Hal ini dimaksudkan untuk meninggikan darjat Nabi Muhammad saw dan juga sebagai peringatan dan perisai umat manusia.
Kemudian Malaikat itupun mendatangi Iblis dan berkata : “Hai Iblis! Engkau diperintah Allah untuk menghadap Rasulullah saw. Bukalah semua rahasiamu dan jawablah setiap pertanyaan Rasulullah dengan jujur. Jika engkau berdusta walau satu perkataanpun, niscaya akan terputus semua anggota badanmu, uratmu serta disiksa dengan azab yang amat pedih”.
Mendengar ucapan Malaikat yang dahsyat itu, Iblis sangat ketakutan, maka segera ia menghadap Rasulullah saw dengan menyamar sebagai orang tua yang buta sebelah matanya dan berjanggut putih 10 helai yang panjangnya seperti ekor lembu.
Iblis pun memberi salam sampai 3 (tiga) kali salam, Rasulullah saw tidak juga menjawabnya, maka Iblis berkata : “Ya Rasullullah! Mengapa engkau tidak menjawab salamku? Bukankah salam itu sangat mulia di sisi Allah?” Maka jawab Nabi dengan marah : “Hai musuh Allah! Kepadaku engkau menunjukkan kebaikanmu? Jangan kau coba menipuku sebagaimana kau tipu Nabi Adam as sehingga beliau keluar dari syurga, kau hasut Qabil sehingga ia tega membunuh Habil yang masih saudaranya sendiri, ketika sedang sujud dalam sembahyang kau tiup Nabi Ayub as dengan asap beracun sehingga beliau sengsara untuk beberapa lama, kisah Nabi Daud as dengan perempuan Urya, Nabi Sulaiman meninggalkan kerajaannya karena engkau menyamar sebagai isterinya dan begitu juga beberapa Anbiya dan pendeta yang telah menanggung sengsara akibat hasutanmu.
Hai Iblis! Sebenarnya salam itu sangat mulia di sisi Allah azza wa jalla, tapi aku diharamkan Allah menjawab salammu. Aku mengenalmu dengan baik wahai Iblis, Raja segala Iblis. Apa tujuanmu menemuiku?”.
Jawab Iblis : “Ya Nabi Allah! Janganlah engkau marah. Engkau dapat mengenaliku karena engkau adalah Khatamul Anbiya. Aku datang atas perintah Allah untuk memberitahu segala tipu dayaku terhadap umatmu dari zaman Nabi Adam as hingga akhir zaman nanti. Ya Nabi Allah! Setiap apa yang engkau tanya, aku bersedia menerangkan satu persatu dengan sebenarnya, aku tidak berani menyembunyikannya”.
Kemudian Iblispun bersumpah menyebut nama Allah dan berkata : “Ya Rasulullah! Sekiranya aku berdusta barang sepatahpun niscaya hancur leburlah badanku menjadi abu”.
Ketika mendengar sumpah Iblis itu, Nabipun tersenyum dan berkata dalam hatinya, inilah kesempatanku untuk menyiasati segala perbuatannya agar didengar seluruh sahabat yang ada di majlis ini dan menjadi perisai seluruh umatku.
Pertanyaan Nabi (1) :
“Hai Iblis! Siapakah musuh besarmu?”
Jawab Iblis : “Ya Nabi Allah! Engkaulah musuhku yang paling besar di antara musuh-musuhku di muka bumi ini”.
Kemudian Nabipun memandang muka Iblis dan Iblispun gemetar karena ketakutan. Sambung Iblis : “Ya Khatamul Anbiya! Aku dapat merubah diriku seperti manusia, binatang dan lain-lain hingga rupa dan suarapun tidak berbeda, kecuali dirimu saja yang tidak dapat aku tiru karena dicegah oleh Allah. Andaikan aku menyerupai dirimu, maka terbakarlah diriku menjadi abu.
Aku cabut iktikad / niat anak Adam supaya menjadi kafir karena engkau berusaha memberi nasihat dan pengajaran supaya mereka kuat untuk memeluk agama Islam, begitu juga aku berusaha menarik mereka kepada kekafiran, murtad atau munafik. Aku akan menarik seluruh umat Islam dari jalan yang benar menuju jalan yang sesat supaya masuk ke dalam neraka dan kekal di dalamnya bersamaku”.
Pertanyaan Nabi (2) :
“Hai Iblis! Apa yang kau perbuat terhadap makhluk Allah?”
Jawab Iblis : “Adalah satu kemajuan bagi perempuan yang merenggangkan kedua pahanya kepada lelaki yang bukan suaminya, setengahnya hingga mengeluarkan benih yang salah sifatnya. Aku goda semua manusia supaya meninggalkan sholat, berbuai dengan makanan dan minuman, berbuat durhaka, aku lalaikan dengan harta benda, emas, perak dan permata, rumahnya, tanahnya, ladangnya supaya hasilnya dibelanjakan ke jalan yang haram.
Demikian juga ketika pesta di mana lelaki dan perempuan bercampur. Di sana aku lepaskan godaan yang besar supaya mereka lupa peraturan dan akhirnya minum arak. Apabila terminum arak itu, maka hilanglah akal, fikiran dan malunya. Lalu aku ulurkan tali cinta dan terbukalah beberapa pintu maksiat yang besar, datang perasaan hasad dengki hingga perbuatan zina. Apabila terjadi kasih antara mereka, terpaksalah mereka mencari uang hingga menjadi penipu, peminjam dan pencuri.
Apabila mereka sadar akan kesalahan mereka lalu hendak bertaubat dan berbuat amal ibadah, akan aku rayu supaya mereka membatalkannya. Semakin keras aku goda supaya mereka berbuat maksiat dan mengambil isteri orang. Jika hatinya terkena godaanku, datanglah rasa ria’, takabur, iri, sombong dan melengahkan amalnya. Jika lidahnya yang tergoda, maka mereka akan gemar berdusta, mencela dan mengumpat. Demikianlah aku goda mereka setiap saat”.
Pertanyaan Nabi (3) :
“Hai Iblis! Mengapa engkau bersusah payah melakukan pekerjaan yang tidak mendatangkan faedah bahkan menambah laknat yang besar dan siksa yang besar di neraka yang paling bawah? Hai yang dikutuk Allah! Siapa yang menjadikanmu? Siapa yang melanjutkan usiamu? Siapa yang menerangkan matamu? Siapa yang memberi pendengaranmu? Siapa yang memberi kekuatan anggota badanmu?
Jawab Iblis : “Semuanya itu adalah anugerah dari Allah Yang Maha Besar. Tetapi hawa nafsu dan takabur membuatku menjadi jahat sebesar-besarnya. Engkau lebih tahu bahwa diriku telah beribu-ribu tahun menjadi Ketua seluruh Malaikat dan pangkatku telah dinaikkan dari satu langit ke langit yang lebih tinggi. Kemudian aku tinggal di dunia ini beribadah bersama para Malaikat beberapa waktu lamanya.
Tiba-tiba datang firman Allah SWT hendak menjadikan seorang Khalifah di dunia ini, maka akupun membantah. Lalu Allah menciptakan manusia yang pertama (Nabi Adam as) dan seluruh Malaikat diperintah supaya memberi hormat sujud kepada lelaki itu, hanya aku saja yang ingkar. Oleh karena itu, Allah murka kepadaku dan wajahku yang tampan rupawan dan bercahaya itu berubah menjadi keji dan menakutkan. Aku merasa sakit hati. Kemudian Allah menjadikan Adam raja di syurga dan dikaruniakan seorang permaisuri (Siti Hawa) yang memerintah seluruh bidadari. Aku bertambah dengki dan dendam kepada mereka.
Akhirnya aku berhasil menipu mereka melalui Siti Hawa yang menyuruh Adam memakan buah khuldi, lalu keduanya diusir dari syurga ke dunia. Keduanya berpisah beberapa tahun dan kemudian dipertemukan Allah (di Padang Arafah), hingga mereka mendapat beberapa orang anak. Kemudian kami hasut anak lelakinya Qabil supaya membunuh saudaranya Habil. Itupun aku masih belum puas dan berbagai tipu daya aku lakukan hingga hari kiamat kelak.
Sebelum engkau lahir ke dunia, aku beserta bala tentaraku dengan mudah dapat naik ke langit untuk mencuri segala rahasia, tulisan yang menyuruh manusia berbuat ibadah dan balasan pahala serta syurga mereka. Kemudian aku turun ke dunia dan memberitahu manusia yang lain tentang apa yang sebenarnya aku dapatkan dengan berbagai tipu daya hingga tersesat dengan berbagai kitab bid’ah dan kehancuran.
Tetapi ketika engkau lahir ke dunia ini, maka aku tidak diijinkan oleh Allah untuk naik ke langit dan mencuri rahasia karena banyak Malaikat yang menjaga di setiap lapisan pintu langit. Jika aku memaksa untuk naik, maka Malaikat akan melontarkan anak panah dari api yang menyala. Sudah banyak bala tentaraku yang terkena lontaran Malaikat itu dan semuanya terbakar menjadi abu, maka semakin beratlah pekerjaanku dan bala tentaraku untuk menjalankan tugas menghasut manusia”.
Pertanyaan Nabi (4) :
Rasullullah bertanya “Hai Iblis! Apa yang pertama kali kau tipu dari manusia?”
Jawab Iblis : “Pertama kali aku palingkan iktikad / niatnya, imannya kepada kafir dan juga dari segi perbuatan, perkataan, kelakuan atau hatinya. Jika tidak berhasil juga, akan aku tarik dengan cara mengurangi pahala. Lama-kelamaan mereka akan terjerumus mengikuti kemauanku”.
Pertanyaan Nabi (5) :
“Hai Iblis! Jika umatku sholat karena Allah, apa yang terjadi padamu?”
Jawab Iblis : “Sungguh penderitaan yang sangat besar. Gemetarlah badanku dan lemah tulang sendiku, maka aku kerahkan berpuluh-puluh iblis datang menggoda manusia pada setiap anggota badannya.
Beberapa iblis datang pada setiap anggota badannya supaya malas sholat, was-was, lupa bilangan raka’atnya, bimbang pada pekerjaan dunia yang ditinggalkannya, merasa terburu-buru supaya cepat selesai sholatnya, hilang khusyuknya, matanya senantiasa melirik ke kanan dan ke kiri, telinganya senantiasa mendengar percakapan orang dan bunyi-bunyi yang lain.
Beberapa iblis yang lain duduk di belakang badan orang yang sembahyang itu supaya tidak kuat sujud berlama-lama, penat waktu duduk tahiyat dan dalam hatinya selalu merasa terburu-buru supaya cepat selesai sholatnya, itu semua membuat berkurangnya pahala. Jika para iblis tidak dapat menggoda manusia itu, maka aku sendiri akan menghukum mereka dengan hukuman yang berat”.
Pertanyaan Nabi (6) :
“Jika umatku membaca Al-Qur’an karena Allah, apa yang terjadi padamu?”
Jawab Iblis : “Jika mereka membaca Al-Qur’an karena Allah, maka terbakarlah tubuhku, putuslah seluruh uratku lalu aku lari dan menjauh darinya”.
Pertanyaan Nabi (7) :
“Jika umatku mengerjakan haji karena Allah, bagaimana perasaanmu?”
Jawab Iblis : “Binasalah diriku, gugurlah daging dan tulangku karena mereka telah mencukupkan rukun Islamnya”.
Pertanyaan Nabi (8) :
“Jika umatku berpuasa karena Allah, bagaimana keadaanmu?”
Jawab Iblis : “Ya Rasulullah! Inilah bencana yang paling besar bahayanya buatku. Apabila masuk awal bulan Ramadhan, maka memancarlah cahaya Arasy dan Kursi, bahkan seluruh Malaikat menyambut dengan suka cita. Bagi orang yang berpuasa, Allah akan mengampunkan segala dosa yang lalu dan digantikan dengan pahala yang amat besar serta tidak dicatat dosanya selama dia berpuasa. Yang menghancurkan hatiku ialah segala isi langit dan bumi, yakni Malaikat, bulan, bintang, burung dan ikan-ikan semuanya siang malam memohonkan ampunan bagi orang yang berpuasa. Satu lagi kemudian orang berpuasa ialah dimerdekakan pada setiap masa dari azab neraka. Bahkan semua pintu neraka ditutup manakala semua pintu syurga dibuka seluas-luasnya dan dihembuskan angin dari bawah Arasy yang bernama Angin Syirah yang amat lembut ke dalam syurga. Pada hari umatmu mulai berpuasa, dengan perintah Allah datanglah sekalian Malaikat dengan garangnya menangkapku dan tentaraku, jin, syaitan dan ifrit lalu dipasung kaki dan tangan dengan besi panas dan dirantai serta dimasukkan ke bawah bumi yang amat dalam. Di sana pula beberapa azab yang lain telah menunggu kami. Setelah habis umatmu berpuasa, barulah aku dilepaskan dengan perintah agar tidak mengganggu umatmu. Umatmu sendiri telah merasa ketenangan berpuasa sebagaimana mereka bekerja dan bersahur seorang diri di tengah malam tanpa rasa takut dibandingkan bulan biasanya”.
Pertanyaan Nabi (9) :
“Hai Iblis! Bagaimana seluruh sahabatku menurutmu?”
Jawab Iblis : “Seluruh sahabatmu termasuk musuh besarku. Tiada upayaku melawannya dan tiada satupun tipu daya yang dapat masuk kepada mereka. Karena engkau sendiri telah berkata : “Seluruh sahabatku adalah seperti bintang di langit, jika kamu mengikuti mereka, maka kamu akan mendapat petunjuk”.
Sayyidina Abu Bakar al-Siddiq sebelum bersamamu, aku tidak dapat mendekatinya, apalagi setelah berdampingan denganmu. Dia begitu percaya atas kebenaranmu hingga dia menjadi wazirul a’zam. Bahkan engkau sendiri telah mengatakan jika ditimbang seluruh isi dunia ini dengan amal kebajikan Abu Bakar, maka akan lebih berat amal kebajikan Abu Bakar. Lagipula dia telah menjadi mertuamu karena engkau menikah dengan anaknya, Sayyidatina Aisyah yang juga banyak menghafal Hadits-haditsmu.
Adapun Sayyidina Umar bin Khatab, aku tidak berani memandang wajahnya karena dia sangat keras menjalankan hukum syariat Islam dengan seksama. Jika aku pandang wajahnya, maka gemetarlah seluruh tulang sendiku karena sangat takut. Hal ini karena imannya sangat kuat apalagi engkau telah mengatakan : “Jikalau ada Nabi sesudah aku, maka Umar boleh menggantikan aku”, karena dia adalah orang harapanmu serta pandai membedakan antara kafir dan Islam hingga digelar ‘Al-Faruq’.
Sayyidina Usman bin Affan, aku tidak bisa bertemu karena lidahnya senantiasa membaca Al-Qur’an. Dia penghulu orang sabar, penghulu orang mati syahid dan menjadi menantumu sebanyak 2 (dua) kali. Karena taatnya, banyak Malaikat datang menghampiri dan memberi hormat kepadanya karena Malaikat itu sangat malu kepadanya hingga engkau mengatakan : “Barangsiapa menulis Bismillaahirrahmaanirrahiim pada kitab atau kertas-kertas dengan tinta merah, niscaya mendapat pahala seperti pahala Usman mati syahid”.
Sayyidina Ali bin Abi Thalibpun aku sangat takut karena hebatnya dan gagahnya dia di medan perang, tetapi sangat sopan santun, alim orangnya. Jika iblis, syaitan dan jin memandang beliau, maka terbakarlah kedua mata mereka karena dia sangat kuat beribadah dan beliau adalah golongan orang pertama yang memeluk agama Islam serta tidak pernak menundukkan kepalanya kepada berhala. Bergelar ‘Ali Karamullahu Wajhahu” dimuliakan Allah akan wajahnya dan juga ‘Harimau Allah’ dan engkau sendiri berkata : “Akulah negeri segala ilmu dan Ali itu pintunya”. Lagipula dia menjadi menantumu, aku semakin ngeri kepadanya”.
Pertanyaan Nabi (10) :
“Bagaimana tipu dayamu kepada umatku?”
Jawab Iblis : “Umatmu itu ada 3 (tiga) macam. Yang pertama, seperti hujan dari langit yang menghidupkan segala tumbuhan yaitu ulama yang memberi nasihat kepada manusia supaya mengerjakan perintah Allah dan meninggalkan laranganNya seperti kata Jibril as : “Ulama itu adalah pelita dunia dan pelita akhirat”. Yang kedua, umat tuan seperti tanah yaitu orang yang sabar, syukur dan ridha dengan karunia Allah. Berbuat amal saleh, tawakal dan kebajikan. Yang ketiga, umatmu seperti Fir’aun, terlampau tamak dengan harta dunia dan dihilangkan amal akhirat, maka akupun bersuka cita lalu masuk ke dalam badannya, aku putarkan hatinya ke lautan durhaka dan aku ajak kemana saja mengikuti kemauanku. Jadi dia selalu bimbang kepada dunia dan tidak mau menuntut ilmu, tidak pernah beramal saleh, tidak mau mengeluarkan zakat dan malas beribadah.
Lalu aku goda agar manusia minta kekayaan lebih dulu dan apabila diizinkan Allah dia menjadi kaya, maka aku rayu supaya lupa beramal, tidak membayar zakat seperti Qarun yang tenggelam dengan istana mahligainya. Bila umatmu terkena penyakit tidak sabar dan tamak, dia selalu bimbang akan hartanya dan berangan-angan hendak merebut kemewahan dunia, benci dan menghina kepada yang miskin, membelanjakan hartanya untuk kemaksiatan”.
Pertanyaan Nabi (11) :
“Siapa yang serupa denganmu?”
Jawab Iblis : “Orang yang meringankan syariatmu dan membenci orang yang belajar agama Islam”.
Pertanyaan Nabi (12) :
“Siapa yang membuat mukamu bercahaya?”
Jawab Iblis : “Orang yang berdosa, bersumpah bohong, saksi palsu dan suka ingkar janji”.
Pertanyaan Nabi (13) :
“Apa yang kau rahasiakan dari umatku?”
Jawab Iblis : “Jika seorang Muslim buang air besar dan tidak membaca do’a terlebih dahulu, maka aku gosok-gosokkan najisnya sendiri ke badannya tanpa dia sadari”.
Pertanyaan Nabi (14) :
“Jika umatku bersatu dengan isterinya, apa yang kau lakukan?”
Jawab Iblis : “Jika umatmu hendak bersetubuh dengan isterinya dan membaca do’a pelindung syaitan, maka aku lari dari mereka. Jika tidak, aku akan bersetubuh dahulu dengan isterinya dan bercampurlah benihku dengan benih isterinya. Jika menjadi anak, maka anak itu akan gemar berbuat maksiat, malas pada kebaikan, durhaka. Ini semua karena kealpaan ibu bapaknya sendiri. Begitu juga jika mereka makan tanpa membaca Bismillah, aku santap makanannya lebih dulu daripadanya. Walaupun mereka makan, tidaklah mereka merasa kenyang”.
Pertanyaan Nabi (15) :
“Apa yang dapat menolak tipu dayamu?”
Jawab Iblis : “Jika berbuat dosa, maka cepat-cepatlah bertaubat kepada Allah, menangis menyesal akan perbuatannya. Apabila marah, segeralah mengambil air wudhu’, maka padamlah marahnya”.
Pertanyaan Nabi (16) :
“Siapakah orang yang paling engkau sukai?”
Jawab Iblis : “Lelaki dan perempuan yang tidak mencukur atau mencabut bulu ketiak atau bulu ari-ari (bulu kemaluan) selama 40 hari. Di situlah aku mengecilkan diri, bersarang, bergantung, berbuai seperti pijat pada bulu itu”.
Pertanyaan Nabi (17) :
“Hai Iblis! Siapakah saudaramu?”
Jawab Iblis : “Orang yang tidur meniarap / telungkup, orang yang matanya terbuka di waktu Subuh tetapi menyambung tidur lagi. Lalu aku lenakan dia hingga terbit fajar. Demikian juga pada waktu Dzuhur, Asar, Maghrib dan Isya’, aku beratkan hatinya untuk sholat”.
Pertanyaan Nabi (18) :
“Apa yang dapat membinasakan dirimu?”
Jawab Iblis : “Orang yang banyak menyebut nama Allah, bersedekah dengan tidak diketahui orang, banyak bertaubat, banyak tadarus Al-Qur’an dan sholat tengah malam”.
Pertanyaan Nabi (19) :
“Hai Iblis! ?” Apa yang dapat memecahkan matamu?”
Jawab Iblis : “Orang yang duduk di dalam masjid dan beri’tikaf di dalamnya”.
Pertanyaan Nabi (20) :
“Apa lagi yang dapat memecahkan matamu?”
Jawab Iblis : “Orang yang taat kepada kedua ibu bapaknya, mendengar kata mereka, membantu makan, pakaian mereka selama mereka hidup, karena engkau telah bersabda : Syurga itu di bawah tapak kaki ibu”.
(Dikutip dari : KH. Abdullah Gymnastiar

Tuesday, July 16, 2013

Sungguh Hebat Al-Quran

Assalamualaikum wrt. InsyaAllah kewujudan laman social sebenarnya sedikit sebanyak menghakis bakat menulis ramai penulis muda tidak terkecuali penulis, mesej yang disampaikan dilihat lebih mudah menerjah setiap ‘friend’ yang berada didalam senarai. Ayat yang pendek namun sampai maksud yang diingini tidak lain turut mempengaruhi minat untuk menulis. Namun penulis sebenar wajar menggunakan kedua-dua media untuk kemaslahatan semua. Penulis amat mengkagumi bagaimana ulama’ terdahulu dengan sumber yang sangat ‘limited’ namun berkemampuan menulis berjilid kitab. insyaAllah untuk kali ini, penulis berhasrat berkongsikan sedikit perkara berkaitan hebatnya Al-Quran. Satu mukjizat yang telah diturunkan dan tanpa sebarang perubahan, masih tetap utuh dan menjadi rujukan hingga ke hari ini. Teringat penulis tentang hal peristiwa dimana ketika Nabi Adam as diciptakan Allah, malaikat yang seakan memprotes aturan Allah itu diuji dengan sesuatu yang tidak diketahui mereka. Namun Nabi Adam as yang diajar Allah mampu menjawab segala persoalan yang ditanya. Itulah peranan manusia, dijadikan Allah dengan nafsu yang akan menjadikan manusia berlumba-lumba didalam membuat sesuatu. Kita lihat hari ini teknologi manusia berkembang maju dan tidak pernah terfikir oleh manusia terdahulu. Rahsia-rahsia Allah semakin banyak yang manusia timbulkan. Sungguh hebat manusia. Namun, didalam kegilaan manusia mengkaji kehidupan. Allah berikan kita manual kehidupan yang akan menyelamatkan kita didunia ini. Manual itu tidak diberikan sekaligus namun secara berperingkat mengikut situasi dan permasalahan. Ayat yang diturunkan bukan sahaja menyelesaikan permasalahan para sahabat ketika itu namun menjadi penyelesaian untuk kita umat diakhir zaman. Allah…… sungguh jauh dan tinggi bahasa Al-Quran. Seandainya kita membaca surat khabar cina, pastinya mata berair, hati bergolak, perasaan malas akan tinggi meningkat. Ini disebabkan kita tidak faham akan persoalan yang diceritakan biarpun perkara yang diberitakan itu adalah perkara yang tersangat kita minati. Namun tidak bagi Al-Quran. Biarpun kita tidak memahami ayat dan tiada minat pada perkara yang dibaca. Namun kita mampu membaca malah Allah memberikan kita pahala atas bacaan yang tanpa pengertian itu. Dari segi bahasa pula, bezakan jika kita membaca makna dan membaca ayat dalam bahasa arab, yang manakah lebih senang? Bagi penulis, membaca yang bahasa arab amat memudahkan biarpun kurang kefahaman. Itulah antara mukjizat yang sangat nyata terjadi yang disedari kita. insyaAllah dalam pembahasan yang akan dating, penulis akan kongsikan kehebatan yang lain untuk tatapan semua. InsyaAllah.

Sunday, July 18, 2010

Satu Malaysia.......

Untuk memulakan sesuatu itu adalah yang amat sukar darpada hanya duduk menyambung gagasan yang telah sedia ada. Terkadang rasa tanggungjawab itu memang memerlukan adanya seseorang untuk mengorak langkah awal didalam satu-satu perkara namun tidak semuanya mampu, namun adakah kita mengetahui akan kemampuan diri kita?

Assalamualaikum diucapkan kepada semua, semoga pembuka diatas dapat sedikit sebanyak membuka hati penulis terutama sekali didalam menjalani kehidupan seharian.

Rasa rendah diri dan merasakan diri itu tidak mampu sebenarnya perlu dilihat didalam beberapa perkara dan didalam Islam biarpun merendah diri itu suatu perkara yang mulia dari segi akhlaknya namun orang islam tidak digalakkan untuk senantiasa merasa rendah diri didalam semua situasi. Ada beberapa ketika yang memerlukan orang Islam untuk kehadapan menunjukkan taring terutama sekali buat musuh-musuh Allah. Tindakan ini sebagai untuk menimbulkan rasa gerun kepada mereka agar tidak merendah-rendahkan martabat Islam.

Namun diketika ini ramai manusia terutamanya Islam merasakan dengan merendah diri seperti kepada orang-orang kafir terhadap semua perkara adalah perkara yang akan membawa kebaikkkan. Pelbagai alas an diberikan dengan menggunakan logik akal masing-masing.

Seumpamanya diMalaysia, dengan berteraskan konsep SATU MALAYSIA. Konsep ini mengenengahkan kesama rataan didalam semua aspek kehidupan. Perdana menteri tidak memberikan tahap-tahap atau perkara-perkara tertentu yang tidak boleh menjadi SATU buat semuanya, malahan konsep ini dilihat seakan menjadi lubuk buat agama lain untuk sedikit demi sedikit mengawal Negara.

Ini hanyalah sebagai satu contoh, memang perpaduan itu suatu yang indah dan dituntut, namun jika menyentuh soal agama, perpaduan PERLU DIABAIKAN DEMI KEPENTINGAN AGAMA.

Semoga kemenangan itu akan terus menjadi milik Islam yang suci dari liberalism. Semoga segala perancangan yahudi dan balaci yahudi di Malaysia ini akan hancur. Siapakah balaci tersebut?

Sunday, November 15, 2009

syukur perlu diperbaiki..............


Assalamualaikum kepada semua yang sudi meminjamkan barang sebentar masa yang cukup bermakna untuk membelek serba sedikit ilmu didalam laman ini. Ternyata agak sudah lama buat penulis mendiamkan diri barangkali beruzlah mencari kebenaran ataupun naik turun iman yang acap kali menyerang penulis dalam masa penguzlahan ini.

Alhamdulillah penulis utamakan kepada Allah yang sudi meminjamkan lagi nikmat kehidupan buat penulis walaupun penulis hanya banyak melanggar arahan ‘tuan’ penulis. Namun dikesempatan yang terhad ini, penulis akan cuba dan terus mencuba, walaupun acap kali gagal namun insyaAllah dengan kekuatan dari-Nya kita semua beroleh keberkatan-Nya

Iman itu naik dan turun, memang itulah lumrah seorang manusia, itulah fakta yang tidak boleh disangkal lagi. Namun apa harus dilakukan untuk memastikan tahap penurunan iman itu tidak terlalu teruk? Kadang-kadang insan yang gah dipandangan mata rupanya penyamun dimalam hari, rupanya beliau tidak berupaya melawan nafsu yang membelenggu diri biarpun perwatakannya bergaya ala-ala orang alim begitu. Apakah tiada cara yang begitu khusus untuk itu? Mungkin sidang pembaca boleh berkongsi sebanyaknya ide yang boleh buat penulis dan semua yang terpanggil untuk membaca celoteh ini.

Kehidupan penulis saban hari seakan akan sudah terbalik. Jadual pembelajaran yang padat dan berlainan dengan jurusan lain telah menterbalikkan kehidupan normal seorang manusia. Malamnya susah untuk melelapkan mata dan begitulah sebaliknya disiang hari. Pelik difikirkan namun itulah yang terjadi.

Segala perancangan disiang hari tergendala sehabisnya. Iman yang terus merudum merisaukan diri. Ternyata kita tidak boleh berbangga dengan apa yang telah kita lakukan. Manusia kadang kadang hanya melihat isu-isu yang besar yang senang dilihat umpamanya jangan berbangga dengan diri, dengan pekerjaan dansebagainya. Namun kadang-kadang kita lupa untuk berterima kasih untuk mensyukuri bahawa Allah telah meletakkan kita disuatu tempat yang kita sedang jejaki, apakah dengan amalan kita dan segala ilmu agama yang dipelajari dahulu boleh menjamin kita untuk tidak melakukan kemungkaran? Apakah amalan dan ilmu yang kita pelajari ini mampu menahan kita untuk tidak meninggalkan solat? Apakah dengan amalan ini dan ilmu ini mampu menjamin semua itu? Jawapannya tidak lain dan tidak bukan kita tidak akan mampu untuk berbuat apapun untuk menjamin kehidupan kita melainkan berharap kekuatan dari-Nya. Berharap hidayah itu terus masuk dan masuk kedalam hati kita yang gelap gelita ini. Tanpa-Nya kosonglah jiwa. Untuk menguji kesahihan teori ini, cubalah untuk tidak menuntut ilmu agama buat seketika. Hati akan merasa kosong, dosa dipandang semakim mengecil dan terus mengecil.

Maka disini penulis mahu tekankan bahawa syukur itu meliputi semuanya. Bukan hanya hanya menerima nikmat yang jarang diterima .wallahua’lam

Monday, May 25, 2009

yang dikatakan pemimpin......

Assalamualaikum kepada semua yang sudi melampiaskan buat sementara waktu pada laman penulis yang bukanlah satu laman yang sempurna, syukur jugak penulis panjatkan diatas nikmat kurniaan Ilahi terhadap penulis, nikmat yang diberi dan tak minta dibalas yang jika diminta dibalas pun tidak mungkin dapat dibalas kerana apa jua yang kita lakukan adalah kerana nikmat-NYA.


Hari ini penulis duduk untuk memikirkkan apa yang berlaku, banyak benda yang berlaku yang perlu difikirkan dan diselami untuk menilai apa hikmah yang berlaku, kerana sudah menjadi lumrah apa jua yang berlaku pasti ada hikmahnya, itulah jiwa pemimpin yang perlu digarap dan wajar dimiliki, dalam menjadi pemimpin, penulis perlu untuk merelakan diri ‘dipergunakan’ oleh orang bawahan kerana itulah sebenarnya pemimpin, pemimpin adalah untuk berkhidmat bukan dikhidmat.


Jika dilihat peringkat pemimpin, ada beberapa ‘level yang perlu dilepasi dan dilalui. Namum penulis ingin menggariskan bahawa siapakah pemimpin yang paling lemah? Pemimpin yang paling lemah adalah pemimpin yang menggunakan jawatan sebagai sebab untuk memimpin, senang bicara tanpa jawatan beliau tidak akan memimpin, adakah kita begitu?

Kepimpinan lazimnya mempunyai 5 peringkat:










Mula sekali kepimpinan akan bermula dari ‘position’, pada peringkat ini pemimpin akan memimpin berdasarkan jawatan yang diberi dan pengikut tiada pilihan untuk tdak mengikut, namun jika kewibawaan pemimpin tersebut diasah dan digarap, pengikut akan merasakan pemimpin ini berupaya untuk memimpin, maka mereka akan memberikan ‘permission’ untuk dipimpin.

Disini mungkin pemgikut akan membenarkan pemimpin untuk melaksanakan lebih daripada ruang kerja pemimpin itu sendiri sebagai cara untuk menaikkan prestasi organisasi ataupun syarikat supaya lebih maju, maka disini terjadinya peringkat ‘production’.
Dalam suasana ini pengikut mungkin akan selesa untuk bekerjasama dengan pemimpin, namun peringkat ini, kehilangan pemimpin seperti ini tidaklah begitu dirasai, hilangnya cepat sahaja dicari ganti, inilah nasib yang diterima oleh ADUN-ADUN yang mana kubur masih merah, rakyat berpesta mencari penganti.
Namun jika pengikut sudah mula merasakan kehangatan ukhuwah antara pemimpin, pelbagai nasihat diberikan yangm mana memberikan impak yang berkesan kepada pengikut maka pada tahap ini dipanggil ‘people development’ pemimpin pada tahap ini akan membantu pengikutnya untuk membangunkan potensi diri dalam segala aspek yang dirasakan perlu.

Akan tetapi, seorang pemimpin yang benar-benar cemerlang adalah pemimpin yang berjaya sampai ke peringkat kelima. Kepimpinannya bukan hanya memberikan kesan kepada soal taraf kehidupan pengikut, atau kejayaan karier mereka, malah berjaya membentuk pengikutnya menjadi insan yang cemerlang, hasil pengaruh dirinya sendiri ke atas mereka yang dipimpin ‘personhood’. Ia sukar untuk dicapai, kecuali selepas seseorang itu menghabiskan seluruh umurnya untuk membangunkan manusia mencapai potensi terbaik mereka.

Kesimpulanya, untuk menjadi pemimpin tidak seharusnya kita berada ditahap yang sama setiap masa, seorang pemimpin perlu untuk pastikan jiwanya senantiasa menerima perkara baru, seorang pemimpin perlu untuk melakukan pembangunan jiwa sebagai memberikan contoh teladan ikutan pemimpin, setiap pemimpin perlu untuk senantiasa meningkatkan prestasi diri, perlunya untuk berjiwa besar, perlunya kepada perancangan yang teliti, semoga semua diantara kita, ahli keluarga kita dan orang-orang yang sekeliling kita akan menjadi pemimin yang dikatakan sebagai ‘personhood’……….

Wednesday, April 1, 2009

sebuah luahan..............

Berjalan dijalan yang terang agar tiada jatuh dan tersungkur diperjalanan, berhati tika di perjalanan bimbang datang ujian menduga perjalanan. Masih ada harapan ubah nasib kehidupan, bekalan ilmu yang berguna.

Sebagai permulaan penulis memulakan dengan serangkap lirik dari lagu ‘harapan tidak buta’ nyanyian Alarm-Me. Suatu lagu yang begitu mendalam maksudnya.

Alhamdulillah dan syukur saya ucapkan kehadrat Ilahi atas karunia yang diberikan dalam menjalani kehidupan biarpun kerap kali melanggar arahan-Nya, Syukur juga kehadrat-Nya kerana nikmat yang tadak putus-putus dalam memberikan saya masa untuk berubah dan menjadi seumpama yang diinginkan-Nya.

Sebagai kesyukuran turut saya lampirkan diatas berakhirnya suatu jangka masa yang begitu memenatkan buat diri saya ini. Cengkaman yang mencengkam diri saya selama 3 minggu berturut-turut ini benar-benar dirasakan lega dan dapat diibaratkan beban seberat kapal titanic telah hilang.

Hari portfolio dimana kami semua pelajar Kaed perlu mempamerkan hasil kerja kami disepanjang sem lepas dan sem ini benar-benar menguji keimanan untuk terus menetap di Kaed, semangat naik dan turun, marah dan seronok bersilih ganti, tekanan bersilih ganti dengan ceria, namun majority lebih dimenangi oleh sifat tekanan, dan kalau nak diibaratkan pulak tekanan yang ditimpai itu hampir mencecah 700 kilogram.(boleh value pulak)

Hasil kerja saya tidak terlalu baik, itu menambahkan lagi tekanan. Namun semuanya itu telah berakhir, dan saya perlu melangkah kedepan kerana ujian akhir hampir mengetup pintu bilik. Rasa letih hampir saja diganti, dan Alhamdulillah sekali lagi, masa berlalu dengan pantas sehingga tidak disedari berlalunya masa.

Sekadar perkongsian, disepanjang proses untuk menyiapkan kerja-kerja yang diAMANAH kan itu, saya dapat melihat pelbagai ragam sahabat-sahabat. Ada yang baik dan ada yang kurang baik.

Seringkas mungkin saya cuba untuk berkongsi dengan rakan-rakan semua adalah, dalam kita mengejar keduniaan ini, amatlah tidak wajar kita tidak memfokuskan perkara yang sama dalam ibadat kita kerana manusia akan melalui beberapa alam, bermula dari alam roh, kemudian alam rahim, kemudian alam barzakh, seterusnya alam akhirat yang akan menentukan syurga dan neraka, dalam banyak- banyak alam itu, hanya alam dunialah yang akan menentukan keselamatan dialam yang akan datang, justeru sebagai peringatan kepada saya, pilihlah kehidupan bagaimana yang diinginkan didunia ini namun kehidupan didunia akhirat adalah yang paling penting dalam apa jua keadaan.

Saya terharu dan terpegun melihat keindahan hasil kerja yang dilakukan sahabat yang lain, cukup hebat dan mantap. Namun saya tertanya jugak, kalau begini lah bersungguhnya kami warga Kaed dalam beribadat masyaAllah….indahnya, semua orang sibuk menyiapkan kerja, tetapi sedih jugak sehingga ada yang hingga menangguh solatnya, ada yang tidak solat langsung, ada yang beranggapan solat itu melambatkan kerja tersebut, padahal mereka tidak menyedari hari yang mereka tempun itu mungkin ‘final’ baginya, kerja tersebut sudah ada tempoh hantarnya, mengapa perlu dibimbangkan? Mati itu tiada diketahui, mati boleh datang waktu sedang memotong board. Saye tidak berniat untuk menaikkan kemarahan dengan menyatakan hal begini tetapi perkara ini perlu diuutarakan untuk kesejahteraan bersama, untuk keberkatan bersama, semua yang dilakukan dalam hidup ini pa jua yang berlaku perlu kepada 4 unsur iaitu:
• Unsur emosi
• Unsur intelek
• Unsur rohani
• Unsur fizikal


Pokoknya jika terkurang salah satu unsur akan menyababkan kehidupan tidak sempurna, kelemahan dalam mengawal emosi akan menyebabkan diri tidak dapat mengawal sifat marah dan sebagainya, kelemahan dalam intelek akan menyebabkan hasil kerja dan apa jua yang dilakukan tidak berpotensi dan tidak berkualiti, kekurangan dalam unsur rohani akan menyebabkan jiwa tidak tenang, ini dapat dilihat dalam dunia sekarang yang mana kita lihat banyak orang yang telah Berjaya membunuh diri, sakit jiwa dan sebagainya disebabkan dalaman yang tidak sempurna, nah disinilah peranan agama dalam nak menenangkan jiwa, dan yang terakhir jika fizikal yang lemah, badan yang tidak sihat dan seumpamanya akan memberikan kesan pada prestasi diri.

Wednesday, March 18, 2009

Pendakwah cemerlang....

Assalamualaikum kepada semua yang sudi membentangkan sejenak nikmat karuniaan Allah bagi membelek serba sedikit halaman yang diukir penulis sebagai tempat, wadah, platform untuk melaksanakan salah satu tanggungjawab utama penulis sebagai khalifatullah. Sesungguhnya menurut As-Syahid Imam Hassan Al-Banna menyatakan tanggungjawab itu melebihi masa yang ada, apa jua yang dilakukan tidak akan mampu memenuhi tanggungjawab yang diberi Allah kepada manusia sebagai pentadbir bumi ciptaan-Nya yang agung.

Pada ketika ini penulis sedang menyiapkan barangkali projek yang terakhir untuk sem 2 di IIUm ini, disebabkan kesibukkan yang begitu mencengkam, penulis terpaksa membiarkan sementara laman sawang penulis ini berhabuk.


Apa isu kali ini?

Orang selalu mengatakan, jika mahu menunuukkan teladan yang baik jika menyertai sesuatu pertubuhan islam, perlunya untuk menjaga pointer dan sebagainya, perlu ke? Dan betul ke? Disini penulis tidak berniat mah memprotes tetapi penulis mempunyai pandangan yang berbeda,

Dalam sebuah hadis, mafhumnya baginda tercinta ada menyatakan jika seseorang itu memfokuskan hidupnya untuk kehidupan dunia, maka akhiratnya akan binasa, tetapi jika seseorang itu memfokuskan hidupnya kepada dunia, aka nada kekurangan pada dunianya,(harap betulkan jika tersalah).

Jadi tidak mungkin dan amatlah jarang ada manusia yang mampu memfokuskan secara baik di kedua-dua ala mini, tetapi pokoknya kehidupan mana yang lagi memberikan kenikmatan?dunia hanya 60-70 tahun, jika nikmat yang diperoleh pun mungkin setelah kita memperoleh kejayaan, untuk Berjaya perlu kepada seseorang itu berusaha sehabis baik, namun, tidak pada sebaliknya. Jadi dalam ruangan yang pendek ini penulis ingin sampaikan dalam erti kata lain, jadikanlah hadis ini sebagai motivasi untuk meneruskan jalan dakwah antum semua. Jangan resah gulana jika dunia antum berada dalam keadaan yang hina, kerana InsyaAllah di sana Janji Allah pasti berlaku,

Betulkan niat semua pendakwah agama tercinta……sesungguhnya Kita adalah umat yang terbaik kerana dua perkara, menyeru kepada kebaikkan dan mencegah kepada kemungkaran…..

Friday, January 16, 2009

Fitnahkah Perasaan Ini?

perjalanan menelusuri kehidupan alaf baru memerlukan seseorang itu untuk mempersiapkan diri dengan pelbagai persiapan dari pelbagai aspek bagi memastikan kehidupan yan ditempuhi mampu diharungi dengan tenang tanpa masalah yang akan menjerumuskan diri kedalam lembah kehinaan.

dalam untuk menghadapi cabaran yang tiada tolok tandingannya ini, seseorang itu perlu kepada pembantu bukan?

perjalanan sebagai seorang mahasiswa turut tidak terkeuali untuk menerima tempias halangan tersebut. pembelajaran yang memerlukan kepada sifat istiqamah kadang-kadang mengundang seribu rasa kecewa dan hampa dengan prestasi diri.

terimbau pula disuatu ketika dahulu, tika diri masih jahil dalam mengawal diri, tika diri lemah menangkis perasaan, semangat belajar berkobar-kobar kerna selalu di'motivasikan',prestasi naik,tetapi tika ini semuanya itu tinggal kenangan,

namun sekarang prestasiku semakin menurun, perlukah aku kepada 'pemotivasi'? suatu persoalan yang mengelirukan. fitnahkah ini?ujiankah ini?tipu daya syaitankah ini?

namun dapatkah aku menjamin hubunganku denganNya terjamin?tak terlekakah aku?
yang paling penting apa hikmah disebaliknya.....?

semoga kekuatan itu senantiasa berada dalam diri pacalMu ini...........

Tuesday, December 9, 2008

sekolah ohhhh sekolah....


Salam ukhuwah kepada semua yang sudi melampirkan matanya untuk menatang blog yang tidak seberapa ini. ucapan terima kasih buat semua yang sudi meninggalkan komen-komen yang kadang-kadang memberikan penulis satu kesedaran, segala kesalahan yang terdapat dalam blog ini sama ada secara tidak sedar ataupun tidak adalah diharapkan agar kemaafan itu senantiasa berada dihati semua pihak, sesesungguhnya penulis adalah seorang yang senantiasa melakukan kesilapan berbanding yang sahih.

hari ini penulis datang brkunjung ke sekolah lama penulis yakni sekolah menengah Agama Islah, nampaknya sedang berlaku sedikit pengubahsuaian, maklum la tahun depan dijangka pelajar yang datang berdaftar akan berlipat kali ganda banyaknya, SYABAS kepada pihak sekolah yang terus menerus melakukan dan meningkatkan mutu sekolah AGAMA ini.

penulis datang berkunjung ke sekolah untuk mengambil borang pemdaftaran untuk adik penulis yang akan menyambung pelajarannya ke sekolah ini.adalah menjadi harapan yang besar bagi penulis melihat adik yang bongsu ini pandai AGAMA.

aku berjumpa dengan tukang kebun sekolah kami,bagi penulis dia bukan tukang kebun biasa kerana dialah satu-satunya tukang kebun yang juga merangkap ustaz yang selalu mengajar kat surau berdekatan, ilmunya masyaAllah.

penulis bersembang dengannya,katanya pelajar yang datang untuk belajar disekolah ini akan diterima sepenuhnya, maknanya tiada yang akan ditolak permohonannya,penulis bertanya blik dengan nada hairan," terima semua?"

terus dia mengeluarkan nada tinggi memarahi penulis, semua yang datang kesekolah ini dengan niat nak belajar agama,mak ayah nak tengok anak2nya tahu agama, mengapa pihak sekolah nak halang niat tersebut, kenapa pihak sekolah nak tolak? siapa yang nak bertanggung jawab kalau di akhirat nanti Allah tanya kenapa kamu tidak menerima pelajar ini masuk kesekolahmu untuk belajar AgamaKu,apa hak kamu untuk menghalang manusia belajar AgamaKu, nak jaga nama sekolah ataupun nak jaga masyarakat? persoalan yang baik,persoalan yang menyentuh semua institusa sekolah,university,dan sebagainya.

mari kita lihat situasi sekarang, sesetengah sekolah dan institusi keagamaan banyak menghalang pelajar-pelajar yang bermasalah dari belajar disekolahnya atas alasan pelajar ini akan membawa masalah kepada sekolah,pelajar ini akan memburukkan nama sekolah, bedebah dengan institusi pembelajaran yang menjalankan sistem ini.ingin menjaga nama sekolah tetapi tidak mahu menjaga masyarakat,sekiranya pelajar tersebut tidak berkualiti dari segi akademiknya jugak ditolak permohonannya,mengapa begini? apa pihak sekolah nak jawab depan Allah nanti? kebal sangatkah badan untuk menampung kepanasan Neraka kelak.

apa yang sepatutnya pihak pengurusan lakukan?

sepatutnya pelajar-pelajar yang bermasalah ini kita berikan peluang untuk memperkemaskan diri dari segi agama terutamanya,biarlah dia gagal dari segi akademiknya tetapi dari segi hukum halal dan haramnya,dia mampu menguasainya, penulis melihat sahabat-sahabat yang tidak dapat melanjutkan pelajarannya kebanyakkannya menjadi tidak yang sepatutnya,ada yang merempit,ada yang begitu dan begini. siapa yang akan bertanggungjawab?

Mari kita tanyakan pada diri kita, apa patut sistem ini diteruskan,sampai bila masyarakat yang terpinggir akan terus dipinggirkan,mengapa tidak kita terima pelajar sebegini dan kita beri didikan sehabis mungkin.teruskan mendidik tanpa jemu, itu jugak proses tarbiyyah bukan?

bukan saja disekolah malah sistem ini turut dipraktikkan dalam jamaah yang mengaku semua umat islam itu saudara,sesetengah jamaah islam hanya mengutamakan ahli yang ada tarbiyyah sahaja untuk dijadikan ahli, sekiranya ada ahli baru ayng dirasakan tidak berkualiti, maka akan dijauhi ahli tersebut atas alasan dia tidak layak kerana perwatakkannya akan menjejaskan nama baik jamaah tersebut.bertamabh parah apabila ahli jamaah yang lain tidak dibenarkan langsung untuk turut serta dalam kegiatan jamaahnya,masyaAllah,kenapa begini?kenapa begitu ta'asub, bagaimana islam mahu naik semua kalau pada peringkat ini pun islam tidak dapat bersatu.

mari semua kita bermuhasabah........

Friday, October 31, 2008

sekadar perkongsian yang dirasa menarik......


Bacalah dengan niat untuk menjadi Isteri yang Solehah.
Golongan Wanita Yang Di Seksa Dalam Neraka "Abdullah Bin Masud r.a. meriwayatkan bahawa Nabi s.a.w. bersabda: "Apabila seorang wanita mencucikan pakaian suaminya, maka Allah s.w.t. mencatat baginya seribu kebaikan, dan mengampuni dua ribu kesalahannya, bahkan segala sesuatu yang disinari sang suria akan memintakan ampunan baginya, dan Allah s.w.t. mengangkat seribu darjat untuknya." (H.R.
ABU MANSUR DIDALAM KITAB MASNADIL FIRDAUS)
Ali r.a. meriwayatkan sebagai berikut: Saya bersama-sama Fathimah berkunjung kerumah Rasulullah, maka kami temui beliau sedang menangis. Kami bertanya kepada beliau: "Apakah yang menyebabkan engkau menangis wahai Rasulullah?" Beliau menjawab, "Pada malam aku diIsrakan ke langit, saya melihat orang-orang yang sedang mengalami penyeksaan, maka apabila aku teringat keadaan mereka, aku menangis.
Saya bertanya lagi, "Wahai Rasulullah apakah engkau lihat?" Beliau bersabda:
1. Wanita yang digantung dengan rambutnya dan otak kepalanya mendidih.
2. Wanita yang digantung dengan lidahnya serta tangan dicopot dari punggungnya, aspal mendidih dari neraka dituang ke kerongkongnya.
3. Wanita yang digantung dengan buah dadanya dari balik punggungnya, sedang air getah kayu Zakum dituangkan ke kerongkongnya.
4. Wanita yang digantung, diikat kedua kaki dan tangannya kearah ubun-ubun kepalanya, serta dibelit dan dibawah kekuasaan ular dan kala jengking.
5. Wanita yang memakan badannya sendiri, serta dibawahnya tampak api yang berkobar-kobar dengan hebatnya.
6. Wanita yang memotong-motong badannya sendiri dengan gunting dari neraka.
7. Wanita yang bermuka hitam serta dia makan usus-ususnya sendiri.
8. Wanita yang tuli, buta dan bisu didalam peti neraka, sedang darahnya mengalir dari lubang-lubang badannya (hidung, telinga, mulut) dan badannya membusuk akibat penyakit kulit dan lepra.
9. Wanita yang berkepala seperti kepala babi dan berbadan himmar (keldai) yang mendapat berjuta macam seksaan.
10. Wanita yang berbentuk anjing, sedangkan beberapa ular dan kala jengking masuk melalui duburnya atau mulutnya dan keluar melalui duburnya, sedangkan malaikat sama-sama memukuli kepalanya dengan palu dari neraka.
Maka berdirilah Fatimah seraya berkata, "Wahai ayahku, biji mata kesayanganku, ceritakanlah kepadaku, apakah amal perbuatan wanita-wanita itu." Rasulullah s.a.w.
..
1. Wanita yang digantung dengan rambutnya kerana tidak menjaga rambutnya (dijilbab) dikalangan laki-laki.
2. Wanita yang digantung dengan lidahnya, kerana dia menyakiti hati suaminya, dengan kata-katanya."Kemudian Nabi s.w.a. bersabda: "Tidak seorang wanita pun yang menyakiti hati suaminya melalui kata-kata, kecuali Allah s.w.t. akan membuat mulutnya kelak dihari kiamat selebar tujuh puluh dzira kemudian akan mengikatkannya dibelakang lehernya.
3. Adapun wanita yang digantung dengan buah dadanya, kerana dia menyusui anak orang lain tanpa seizin suaminya.
4. Adapun wanita yang diikat dengan kaki dan tanganya itu, kerana dia keluar rumah tanpa seizin suaminya, tidak mandi wajib dari haid dan dari nifas (keluar darah setelah melahirkan).
5. Adapun wanita yang memakan badannya sendiri, kerana dia bersolek untuk dilihat laki-laki lain serta suka membicarakan aib orang lain.
6. Adapun wanita yang memotong-motong badannya sendiri dengan gunting dari neraka, dia suka menonjolkan diri (ingin terkenal) dikalangan orang banyak, dengan maksud supaya mereka (orang banyak) itu melihat perhiasannya, dan setiap orang yang melihatnya jatuh cinta padanya, kerana melihat perhiasannya.
7. Adapun wanita yang diikat kedua kaki dan tangannya sampai keubun-ubunnya dan dibelit oleh ular dan kala jengking, kerana dia mampu untuk mengerjakan solat dan puasa, sedangkan dia tidak mahu berwudhu dan tidak solat dan tidak mahu mandi wajib.
8. Adapun wanita yang kepalanya seperti kepala babi dan badannya seperti keldai (himmar), kerana dia suka mengadu-domba serta berdusta.
NK LG...???

Thursday, October 30, 2008

selamat hari lahir.......

Seumur hidup aku…..ini yang pertama,pintu hatiku diketuk oleh dua??????
Petikan lagu yang agak popular menjadi nada mula dalam post ini bertujuan merasakan perasaan yang begitu terharu dan jugak gembira yang terbuku dihati. 29/10 yang lepas merupakan ulang tahun perkahwinan ehh silap pulak,ulangtahun kelahiranku yang ke 20.seumur hidup aku,sambutan hari kelahiran ini tidak dipraktikkan dalam keluarga aku,bagi kami itu tidak penting,namun aku tidaklah mengharap keluargaku menyambut cukuplah sekadar mengingati.
Pada malam hari sebelum pukul 12,aku hanya mendiamkan diri malah aku jugak tidak mengaktifkan mengenai hari kelahiranku. Tujuanku aku hanya untuk melihat siapakah yang betul2 mengingati akan hari lahir ku huhuhu.rupanya banyak jugak yang mengingati terutama sekali adik aku la Intan syafinaz hihih dia la orang yang pertama,saying adik….terima kasih kepada semua yang mengingati. Tak dapat aku nak menyenaraikan jumlah yang wishkan pada ku huhuhu.tapi ada peristiwa yang betul2 menyebabkan ku begitu terharu.
Pada hari lahirku jugak lah ada jamuan dekat cafe KAED,huhuhu rezeki tu….anggap je la itu jamuan birthday aku hihihi.petangnya aku dan aliemran berkunjung ke rumah Allah untuk menunaikan solat asar dan disitu kami berjumpa dengan abang Wan lalu kami bercadang untuk pergi ke pasar malam,lagipun aku nak beli sesuatu.selesai memenuhi tujuanku kami berkunjung ke gerai menjual baju,abang wan cakap dia nak beli baju kemeja baru.aku pun tolong la memilih untuk dia,lawa tol baju tu,aku nak beli lama dah tapi time nak beli jer mesti tak der duit huhuh.xpe la benda ni tak perlu gopoh gapah, kalau ada rezeki nanti ada la,selesai membeli kami pergi ke KAED sampaila tingkat 4,abang wan ajak lagipun dia cakap dia teringin nak pergi kaed,so kami sampaila kat tingkat 4,sambil tengok sunset huhuhu…..aku asyik menelefon adik2 yang pernah seusrah denganku.bis jer call abang wan Tanya,banyak kredit selalu call,aku pun menerangkan akan bonus yang diberi percuma tu huhuhu,maunyer tak call,dah ade rukhsah,kenala gune huhuhu.
Sejurus itu ali dan abang Wan pun cakap la kalau cm tu kami pun nak bagi free la,ni baju ni untuk su sempena hari lahir,terkaku jugak malah terharu sebab tak penah dapat hadiah pun selama hari lahir yang dilaluai,nak nangis pun ade gak tapi malu2 kena cover.
Terkejut dan terharu menyelubungi jiwa.seronok sangat.terima kasih lagi sekali buat semua sahabat semua.cayalah….aku sayang korang semua………..

Monday, October 20, 2008

takdir ku begini.........

Buat masa ini aku bingung untuk berbuat sesuatu,namun aku terfikir mengenai kuliah tauhid yang aku ikuti pada petang semalam, rupanya tauhid yang aku belajar di sekolah menengah Agama Islah dulu hanyalah secebis daun dari pohon yang besar. Daku sedar sekiranya ada pihak kuffar datang bertnyakan sesuatu yang aku tidak mengerti dan fasih terutamanya dari segi akidahku, pasti tidak mustahil aku akan menjadi salah seorang dari mereka(murtad). MasyaAllah……semoga dijauhkan aku dari pihak mungkar itu, banyak yang aku pelajari sepanjang mengikuti kuliah yang berlangsung sejak dari awal sem dahulu, kuliah ini mengajarku dari segi pemikiran, pengetahuan agama, dan pelbagai lagi aspek-aspek yang menjadi kelemahan bagi diriku, tiap kali menghadiri kuliah aku sentiasa diberi pendedahan yang begitu mendalam yang menguji daya intelektual aku sebagai seorang pelajar islam yang menuntut disebuah universiti ISLAM.
Aku ingin berkongsi sedikit apa yang aku faham berdasarkan pengajianku dalam kuliah tersebut terutamanya dari segi mendalami erti takdir yang mana pada pendapatku, terdapat segelintir manusia diluar sana salah ertikan takdir itu, secara umumnya, kita sering mendengar bahawa takdir ini boleh berubah-ubah berdasarkan usaha dan tindakan kita, umpamanya: jika kita berusaha takdirnya kita akan Berjaya tetapi jika tidak kamu maka sebaliknya akan berlaku. Ini antara ungkapan yang sering kita dengar dan ianya diwarisi dari zaman berzaman sedangkan hakikat takdir itu tidak berubah sama sekali kerana ini semua telah ditentukan sejak dari awal lagi,jika takdir berubah maka ini jelas menunjukkan kelemahan Allah dalam mengurus tadbir ciptaannya, adakah ini bersesuaian dengan sifat tuhan? Semestinya tidak kerana Allah itu bersifat dengan sifat kesempurnaan.
Kembali kepada tafsiran takdir tadi, kita sebagai menusia tidak pernah mengetahui akan takdir kita justeru bagaimana kita dengan berani menyatakan takdir akan berubah jika kita melakukan sesuatu samaada lebih atau berkurang. Takdir tidak berubah malah berjalan pada laluan yang telah ditetapkan. Semua yang berlaku hnyalah ciptaan kita umat me=anusia itu sendiri yang menyatakan takdir berubah,hanya kita yng menyangka takdir akan berubah, contohnya:
Saya berpendapat jika saya berusaha saya akan mendapat kejayaan dan jika saya malas, saya akan gagal, saya meletakkan takdir pada dua tempat pada masa yang sama.namun pada penghujungnya saya hanya boleh memilih satu sahaja jalan yang mana untuk Berjaya saya perlu berusaha, justeru pilihan itulah takdir yang telah ditetapkan sejak azali lagi,jadi apa yang saya nak sampaikan adalah takdir tidak berubah dan kita tidak tahu mengenainya langsung maka apa yang harus dilakukan adalah ……………….tepuk dada tnya iman……..