Pages

Monday, July 27, 2015

DIMANA LAGI TEMPAT MENGHARAP....

Hari ini kita melihat suasana politik yang begitu merisaukan, aku yang dahulu malas untuk mengambil tahu soal politik, kini aku merasakan keperluan yang sangat memanggil untuk aku mula berjinak-jinak dengannya. mendekati bukan bererti terlibat, tetapi mendekati bagi mengetahui apakah perkara yang sepatutnya dan mengapa sesuatu keputusan itu diambil.

Mungkin dahulu aku berseorangan, namun bila sudah mempunyai keluarga, aku melihat masa hadapan sebagai medan yangsangat mencabar untuk anak-anakku. jika bukan dizaman ini aku menilai dan membuat pilihan, pastinya kehidupan meraka kelak sangat rumit.

InsyaAllah aku akan cuba menulis beberapa perkara antaranya persoalan Hudud yang turut menjadi sebab utama didalam perpecahan suatu pakatan yang menjadi harapan rakyat yang terbelenggu dengan tekanan yang meningkat saban hari.


Wednesday, December 31, 2014

Pertanyaan Baginda kepada Iblis......

Suatu ketika Allah SWT memerintahkan seorang Malaikat menemui Iblis agar menghadap Baginda Rasul saw untuk memberitahu segala rahasianya, baik yang disuka maupun yang dibencinya. Hal ini dimaksudkan untuk meninggikan darjat Nabi Muhammad saw dan juga sebagai peringatan dan perisai umat manusia.
Kemudian Malaikat itupun mendatangi Iblis dan berkata : “Hai Iblis! Engkau diperintah Allah untuk menghadap Rasulullah saw. Bukalah semua rahasiamu dan jawablah setiap pertanyaan Rasulullah dengan jujur. Jika engkau berdusta walau satu perkataanpun, niscaya akan terputus semua anggota badanmu, uratmu serta disiksa dengan azab yang amat pedih”.
Mendengar ucapan Malaikat yang dahsyat itu, Iblis sangat ketakutan, maka segera ia menghadap Rasulullah saw dengan menyamar sebagai orang tua yang buta sebelah matanya dan berjanggut putih 10 helai yang panjangnya seperti ekor lembu.
Iblis pun memberi salam sampai 3 (tiga) kali salam, Rasulullah saw tidak juga menjawabnya, maka Iblis berkata : “Ya Rasullullah! Mengapa engkau tidak menjawab salamku? Bukankah salam itu sangat mulia di sisi Allah?” Maka jawab Nabi dengan marah : “Hai musuh Allah! Kepadaku engkau menunjukkan kebaikanmu? Jangan kau coba menipuku sebagaimana kau tipu Nabi Adam as sehingga beliau keluar dari syurga, kau hasut Qabil sehingga ia tega membunuh Habil yang masih saudaranya sendiri, ketika sedang sujud dalam sembahyang kau tiup Nabi Ayub as dengan asap beracun sehingga beliau sengsara untuk beberapa lama, kisah Nabi Daud as dengan perempuan Urya, Nabi Sulaiman meninggalkan kerajaannya karena engkau menyamar sebagai isterinya dan begitu juga beberapa Anbiya dan pendeta yang telah menanggung sengsara akibat hasutanmu.
Hai Iblis! Sebenarnya salam itu sangat mulia di sisi Allah azza wa jalla, tapi aku diharamkan Allah menjawab salammu. Aku mengenalmu dengan baik wahai Iblis, Raja segala Iblis. Apa tujuanmu menemuiku?”.
Jawab Iblis : “Ya Nabi Allah! Janganlah engkau marah. Engkau dapat mengenaliku karena engkau adalah Khatamul Anbiya. Aku datang atas perintah Allah untuk memberitahu segala tipu dayaku terhadap umatmu dari zaman Nabi Adam as hingga akhir zaman nanti. Ya Nabi Allah! Setiap apa yang engkau tanya, aku bersedia menerangkan satu persatu dengan sebenarnya, aku tidak berani menyembunyikannya”.
Kemudian Iblispun bersumpah menyebut nama Allah dan berkata : “Ya Rasulullah! Sekiranya aku berdusta barang sepatahpun niscaya hancur leburlah badanku menjadi abu”.
Ketika mendengar sumpah Iblis itu, Nabipun tersenyum dan berkata dalam hatinya, inilah kesempatanku untuk menyiasati segala perbuatannya agar didengar seluruh sahabat yang ada di majlis ini dan menjadi perisai seluruh umatku.
Pertanyaan Nabi (1) :
“Hai Iblis! Siapakah musuh besarmu?”
Jawab Iblis : “Ya Nabi Allah! Engkaulah musuhku yang paling besar di antara musuh-musuhku di muka bumi ini”.
Kemudian Nabipun memandang muka Iblis dan Iblispun gemetar karena ketakutan. Sambung Iblis : “Ya Khatamul Anbiya! Aku dapat merubah diriku seperti manusia, binatang dan lain-lain hingga rupa dan suarapun tidak berbeda, kecuali dirimu saja yang tidak dapat aku tiru karena dicegah oleh Allah. Andaikan aku menyerupai dirimu, maka terbakarlah diriku menjadi abu.
Aku cabut iktikad / niat anak Adam supaya menjadi kafir karena engkau berusaha memberi nasihat dan pengajaran supaya mereka kuat untuk memeluk agama Islam, begitu juga aku berusaha menarik mereka kepada kekafiran, murtad atau munafik. Aku akan menarik seluruh umat Islam dari jalan yang benar menuju jalan yang sesat supaya masuk ke dalam neraka dan kekal di dalamnya bersamaku”.
Pertanyaan Nabi (2) :
“Hai Iblis! Apa yang kau perbuat terhadap makhluk Allah?”
Jawab Iblis : “Adalah satu kemajuan bagi perempuan yang merenggangkan kedua pahanya kepada lelaki yang bukan suaminya, setengahnya hingga mengeluarkan benih yang salah sifatnya. Aku goda semua manusia supaya meninggalkan sholat, berbuai dengan makanan dan minuman, berbuat durhaka, aku lalaikan dengan harta benda, emas, perak dan permata, rumahnya, tanahnya, ladangnya supaya hasilnya dibelanjakan ke jalan yang haram.
Demikian juga ketika pesta di mana lelaki dan perempuan bercampur. Di sana aku lepaskan godaan yang besar supaya mereka lupa peraturan dan akhirnya minum arak. Apabila terminum arak itu, maka hilanglah akal, fikiran dan malunya. Lalu aku ulurkan tali cinta dan terbukalah beberapa pintu maksiat yang besar, datang perasaan hasad dengki hingga perbuatan zina. Apabila terjadi kasih antara mereka, terpaksalah mereka mencari uang hingga menjadi penipu, peminjam dan pencuri.
Apabila mereka sadar akan kesalahan mereka lalu hendak bertaubat dan berbuat amal ibadah, akan aku rayu supaya mereka membatalkannya. Semakin keras aku goda supaya mereka berbuat maksiat dan mengambil isteri orang. Jika hatinya terkena godaanku, datanglah rasa ria’, takabur, iri, sombong dan melengahkan amalnya. Jika lidahnya yang tergoda, maka mereka akan gemar berdusta, mencela dan mengumpat. Demikianlah aku goda mereka setiap saat”.
Pertanyaan Nabi (3) :
“Hai Iblis! Mengapa engkau bersusah payah melakukan pekerjaan yang tidak mendatangkan faedah bahkan menambah laknat yang besar dan siksa yang besar di neraka yang paling bawah? Hai yang dikutuk Allah! Siapa yang menjadikanmu? Siapa yang melanjutkan usiamu? Siapa yang menerangkan matamu? Siapa yang memberi pendengaranmu? Siapa yang memberi kekuatan anggota badanmu?
Jawab Iblis : “Semuanya itu adalah anugerah dari Allah Yang Maha Besar. Tetapi hawa nafsu dan takabur membuatku menjadi jahat sebesar-besarnya. Engkau lebih tahu bahwa diriku telah beribu-ribu tahun menjadi Ketua seluruh Malaikat dan pangkatku telah dinaikkan dari satu langit ke langit yang lebih tinggi. Kemudian aku tinggal di dunia ini beribadah bersama para Malaikat beberapa waktu lamanya.
Tiba-tiba datang firman Allah SWT hendak menjadikan seorang Khalifah di dunia ini, maka akupun membantah. Lalu Allah menciptakan manusia yang pertama (Nabi Adam as) dan seluruh Malaikat diperintah supaya memberi hormat sujud kepada lelaki itu, hanya aku saja yang ingkar. Oleh karena itu, Allah murka kepadaku dan wajahku yang tampan rupawan dan bercahaya itu berubah menjadi keji dan menakutkan. Aku merasa sakit hati. Kemudian Allah menjadikan Adam raja di syurga dan dikaruniakan seorang permaisuri (Siti Hawa) yang memerintah seluruh bidadari. Aku bertambah dengki dan dendam kepada mereka.
Akhirnya aku berhasil menipu mereka melalui Siti Hawa yang menyuruh Adam memakan buah khuldi, lalu keduanya diusir dari syurga ke dunia. Keduanya berpisah beberapa tahun dan kemudian dipertemukan Allah (di Padang Arafah), hingga mereka mendapat beberapa orang anak. Kemudian kami hasut anak lelakinya Qabil supaya membunuh saudaranya Habil. Itupun aku masih belum puas dan berbagai tipu daya aku lakukan hingga hari kiamat kelak.
Sebelum engkau lahir ke dunia, aku beserta bala tentaraku dengan mudah dapat naik ke langit untuk mencuri segala rahasia, tulisan yang menyuruh manusia berbuat ibadah dan balasan pahala serta syurga mereka. Kemudian aku turun ke dunia dan memberitahu manusia yang lain tentang apa yang sebenarnya aku dapatkan dengan berbagai tipu daya hingga tersesat dengan berbagai kitab bid’ah dan kehancuran.
Tetapi ketika engkau lahir ke dunia ini, maka aku tidak diijinkan oleh Allah untuk naik ke langit dan mencuri rahasia karena banyak Malaikat yang menjaga di setiap lapisan pintu langit. Jika aku memaksa untuk naik, maka Malaikat akan melontarkan anak panah dari api yang menyala. Sudah banyak bala tentaraku yang terkena lontaran Malaikat itu dan semuanya terbakar menjadi abu, maka semakin beratlah pekerjaanku dan bala tentaraku untuk menjalankan tugas menghasut manusia”.
Pertanyaan Nabi (4) :
Rasullullah bertanya “Hai Iblis! Apa yang pertama kali kau tipu dari manusia?”
Jawab Iblis : “Pertama kali aku palingkan iktikad / niatnya, imannya kepada kafir dan juga dari segi perbuatan, perkataan, kelakuan atau hatinya. Jika tidak berhasil juga, akan aku tarik dengan cara mengurangi pahala. Lama-kelamaan mereka akan terjerumus mengikuti kemauanku”.
Pertanyaan Nabi (5) :
“Hai Iblis! Jika umatku sholat karena Allah, apa yang terjadi padamu?”
Jawab Iblis : “Sungguh penderitaan yang sangat besar. Gemetarlah badanku dan lemah tulang sendiku, maka aku kerahkan berpuluh-puluh iblis datang menggoda manusia pada setiap anggota badannya.
Beberapa iblis datang pada setiap anggota badannya supaya malas sholat, was-was, lupa bilangan raka’atnya, bimbang pada pekerjaan dunia yang ditinggalkannya, merasa terburu-buru supaya cepat selesai sholatnya, hilang khusyuknya, matanya senantiasa melirik ke kanan dan ke kiri, telinganya senantiasa mendengar percakapan orang dan bunyi-bunyi yang lain.
Beberapa iblis yang lain duduk di belakang badan orang yang sembahyang itu supaya tidak kuat sujud berlama-lama, penat waktu duduk tahiyat dan dalam hatinya selalu merasa terburu-buru supaya cepat selesai sholatnya, itu semua membuat berkurangnya pahala. Jika para iblis tidak dapat menggoda manusia itu, maka aku sendiri akan menghukum mereka dengan hukuman yang berat”.
Pertanyaan Nabi (6) :
“Jika umatku membaca Al-Qur’an karena Allah, apa yang terjadi padamu?”
Jawab Iblis : “Jika mereka membaca Al-Qur’an karena Allah, maka terbakarlah tubuhku, putuslah seluruh uratku lalu aku lari dan menjauh darinya”.
Pertanyaan Nabi (7) :
“Jika umatku mengerjakan haji karena Allah, bagaimana perasaanmu?”
Jawab Iblis : “Binasalah diriku, gugurlah daging dan tulangku karena mereka telah mencukupkan rukun Islamnya”.
Pertanyaan Nabi (8) :
“Jika umatku berpuasa karena Allah, bagaimana keadaanmu?”
Jawab Iblis : “Ya Rasulullah! Inilah bencana yang paling besar bahayanya buatku. Apabila masuk awal bulan Ramadhan, maka memancarlah cahaya Arasy dan Kursi, bahkan seluruh Malaikat menyambut dengan suka cita. Bagi orang yang berpuasa, Allah akan mengampunkan segala dosa yang lalu dan digantikan dengan pahala yang amat besar serta tidak dicatat dosanya selama dia berpuasa. Yang menghancurkan hatiku ialah segala isi langit dan bumi, yakni Malaikat, bulan, bintang, burung dan ikan-ikan semuanya siang malam memohonkan ampunan bagi orang yang berpuasa. Satu lagi kemudian orang berpuasa ialah dimerdekakan pada setiap masa dari azab neraka. Bahkan semua pintu neraka ditutup manakala semua pintu syurga dibuka seluas-luasnya dan dihembuskan angin dari bawah Arasy yang bernama Angin Syirah yang amat lembut ke dalam syurga. Pada hari umatmu mulai berpuasa, dengan perintah Allah datanglah sekalian Malaikat dengan garangnya menangkapku dan tentaraku, jin, syaitan dan ifrit lalu dipasung kaki dan tangan dengan besi panas dan dirantai serta dimasukkan ke bawah bumi yang amat dalam. Di sana pula beberapa azab yang lain telah menunggu kami. Setelah habis umatmu berpuasa, barulah aku dilepaskan dengan perintah agar tidak mengganggu umatmu. Umatmu sendiri telah merasa ketenangan berpuasa sebagaimana mereka bekerja dan bersahur seorang diri di tengah malam tanpa rasa takut dibandingkan bulan biasanya”.
Pertanyaan Nabi (9) :
“Hai Iblis! Bagaimana seluruh sahabatku menurutmu?”
Jawab Iblis : “Seluruh sahabatmu termasuk musuh besarku. Tiada upayaku melawannya dan tiada satupun tipu daya yang dapat masuk kepada mereka. Karena engkau sendiri telah berkata : “Seluruh sahabatku adalah seperti bintang di langit, jika kamu mengikuti mereka, maka kamu akan mendapat petunjuk”.
Sayyidina Abu Bakar al-Siddiq sebelum bersamamu, aku tidak dapat mendekatinya, apalagi setelah berdampingan denganmu. Dia begitu percaya atas kebenaranmu hingga dia menjadi wazirul a’zam. Bahkan engkau sendiri telah mengatakan jika ditimbang seluruh isi dunia ini dengan amal kebajikan Abu Bakar, maka akan lebih berat amal kebajikan Abu Bakar. Lagipula dia telah menjadi mertuamu karena engkau menikah dengan anaknya, Sayyidatina Aisyah yang juga banyak menghafal Hadits-haditsmu.
Adapun Sayyidina Umar bin Khatab, aku tidak berani memandang wajahnya karena dia sangat keras menjalankan hukum syariat Islam dengan seksama. Jika aku pandang wajahnya, maka gemetarlah seluruh tulang sendiku karena sangat takut. Hal ini karena imannya sangat kuat apalagi engkau telah mengatakan : “Jikalau ada Nabi sesudah aku, maka Umar boleh menggantikan aku”, karena dia adalah orang harapanmu serta pandai membedakan antara kafir dan Islam hingga digelar ‘Al-Faruq’.
Sayyidina Usman bin Affan, aku tidak bisa bertemu karena lidahnya senantiasa membaca Al-Qur’an. Dia penghulu orang sabar, penghulu orang mati syahid dan menjadi menantumu sebanyak 2 (dua) kali. Karena taatnya, banyak Malaikat datang menghampiri dan memberi hormat kepadanya karena Malaikat itu sangat malu kepadanya hingga engkau mengatakan : “Barangsiapa menulis Bismillaahirrahmaanirrahiim pada kitab atau kertas-kertas dengan tinta merah, niscaya mendapat pahala seperti pahala Usman mati syahid”.
Sayyidina Ali bin Abi Thalibpun aku sangat takut karena hebatnya dan gagahnya dia di medan perang, tetapi sangat sopan santun, alim orangnya. Jika iblis, syaitan dan jin memandang beliau, maka terbakarlah kedua mata mereka karena dia sangat kuat beribadah dan beliau adalah golongan orang pertama yang memeluk agama Islam serta tidak pernak menundukkan kepalanya kepada berhala. Bergelar ‘Ali Karamullahu Wajhahu” dimuliakan Allah akan wajahnya dan juga ‘Harimau Allah’ dan engkau sendiri berkata : “Akulah negeri segala ilmu dan Ali itu pintunya”. Lagipula dia menjadi menantumu, aku semakin ngeri kepadanya”.
Pertanyaan Nabi (10) :
“Bagaimana tipu dayamu kepada umatku?”
Jawab Iblis : “Umatmu itu ada 3 (tiga) macam. Yang pertama, seperti hujan dari langit yang menghidupkan segala tumbuhan yaitu ulama yang memberi nasihat kepada manusia supaya mengerjakan perintah Allah dan meninggalkan laranganNya seperti kata Jibril as : “Ulama itu adalah pelita dunia dan pelita akhirat”. Yang kedua, umat tuan seperti tanah yaitu orang yang sabar, syukur dan ridha dengan karunia Allah. Berbuat amal saleh, tawakal dan kebajikan. Yang ketiga, umatmu seperti Fir’aun, terlampau tamak dengan harta dunia dan dihilangkan amal akhirat, maka akupun bersuka cita lalu masuk ke dalam badannya, aku putarkan hatinya ke lautan durhaka dan aku ajak kemana saja mengikuti kemauanku. Jadi dia selalu bimbang kepada dunia dan tidak mau menuntut ilmu, tidak pernah beramal saleh, tidak mau mengeluarkan zakat dan malas beribadah.
Lalu aku goda agar manusia minta kekayaan lebih dulu dan apabila diizinkan Allah dia menjadi kaya, maka aku rayu supaya lupa beramal, tidak membayar zakat seperti Qarun yang tenggelam dengan istana mahligainya. Bila umatmu terkena penyakit tidak sabar dan tamak, dia selalu bimbang akan hartanya dan berangan-angan hendak merebut kemewahan dunia, benci dan menghina kepada yang miskin, membelanjakan hartanya untuk kemaksiatan”.
Pertanyaan Nabi (11) :
“Siapa yang serupa denganmu?”
Jawab Iblis : “Orang yang meringankan syariatmu dan membenci orang yang belajar agama Islam”.
Pertanyaan Nabi (12) :
“Siapa yang membuat mukamu bercahaya?”
Jawab Iblis : “Orang yang berdosa, bersumpah bohong, saksi palsu dan suka ingkar janji”.
Pertanyaan Nabi (13) :
“Apa yang kau rahasiakan dari umatku?”
Jawab Iblis : “Jika seorang Muslim buang air besar dan tidak membaca do’a terlebih dahulu, maka aku gosok-gosokkan najisnya sendiri ke badannya tanpa dia sadari”.
Pertanyaan Nabi (14) :
“Jika umatku bersatu dengan isterinya, apa yang kau lakukan?”
Jawab Iblis : “Jika umatmu hendak bersetubuh dengan isterinya dan membaca do’a pelindung syaitan, maka aku lari dari mereka. Jika tidak, aku akan bersetubuh dahulu dengan isterinya dan bercampurlah benihku dengan benih isterinya. Jika menjadi anak, maka anak itu akan gemar berbuat maksiat, malas pada kebaikan, durhaka. Ini semua karena kealpaan ibu bapaknya sendiri. Begitu juga jika mereka makan tanpa membaca Bismillah, aku santap makanannya lebih dulu daripadanya. Walaupun mereka makan, tidaklah mereka merasa kenyang”.
Pertanyaan Nabi (15) :
“Apa yang dapat menolak tipu dayamu?”
Jawab Iblis : “Jika berbuat dosa, maka cepat-cepatlah bertaubat kepada Allah, menangis menyesal akan perbuatannya. Apabila marah, segeralah mengambil air wudhu’, maka padamlah marahnya”.
Pertanyaan Nabi (16) :
“Siapakah orang yang paling engkau sukai?”
Jawab Iblis : “Lelaki dan perempuan yang tidak mencukur atau mencabut bulu ketiak atau bulu ari-ari (bulu kemaluan) selama 40 hari. Di situlah aku mengecilkan diri, bersarang, bergantung, berbuai seperti pijat pada bulu itu”.
Pertanyaan Nabi (17) :
“Hai Iblis! Siapakah saudaramu?”
Jawab Iblis : “Orang yang tidur meniarap / telungkup, orang yang matanya terbuka di waktu Subuh tetapi menyambung tidur lagi. Lalu aku lenakan dia hingga terbit fajar. Demikian juga pada waktu Dzuhur, Asar, Maghrib dan Isya’, aku beratkan hatinya untuk sholat”.
Pertanyaan Nabi (18) :
“Apa yang dapat membinasakan dirimu?”
Jawab Iblis : “Orang yang banyak menyebut nama Allah, bersedekah dengan tidak diketahui orang, banyak bertaubat, banyak tadarus Al-Qur’an dan sholat tengah malam”.
Pertanyaan Nabi (19) :
“Hai Iblis! ?” Apa yang dapat memecahkan matamu?”
Jawab Iblis : “Orang yang duduk di dalam masjid dan beri’tikaf di dalamnya”.
Pertanyaan Nabi (20) :
“Apa lagi yang dapat memecahkan matamu?”
Jawab Iblis : “Orang yang taat kepada kedua ibu bapaknya, mendengar kata mereka, membantu makan, pakaian mereka selama mereka hidup, karena engkau telah bersabda : Syurga itu di bawah tapak kaki ibu”.
(Dikutip dari : KH. Abdullah Gymnastiar

Saturday, November 22, 2014

Perang Salib : Antara Usaha dan Tawakkal Ummah

Salahuddin Al-Ayyubi -
Pedang yang diakui paling tajam di dunia oleh pakar metalurgi. Ketajamannya mampu menembus baju zirah crusader, memotong dua pedang lawan, membelah perisai dan batu tanpa mengalami kerosakan pada matanya.
Kehebatan pedang buatan Damsyik dan terkenal dengan panggilan Pedang Persia ini telah mengatasi kehebatan pedang Katana dari Jepun dan pedang Excalibur milik Raja Arthur.
Pedang ini diperbuat besi baja “damarcus” dengan teknik rahsia yang disaluti CNT (Carbon Nano Tubes) yang menjadikan ianya AMAT TAJAM dan LENTUR. Seni pembuatan pedang yang terahsia ini amat dikagumi oleh puak Barat dan kajian metalurgi moden setakat hari ini juga, masih tidak berkeupayaan untuk menghasilkan pedang berteknologi tinggi (teknologi NANO) dari peradaban Islam pada kurun ke-12 ini.
Apa itu CNT?
CNT merupakan suatu rantaian atom karbon yang terikat di antara satu sama lain secara heksagonal berbentuk silinder yang mempunyai diameter sekecil 1-2 nanometer. Silinder CNT ini boleh mencapai panjang sehingga berpuluh-puluh mikron dan tertutup di bahagian hujung seolah-olah sebatang paip yang ditutup dikedua-dua hujungnya.
Pencirian yang dilakukan terhadap bahan ini juga menjelaskan bahawa CNT mempunyai kekuatan paling tinggi berbanding bahan lain. Ia juga mempunyai sifat kekonduksian elektrik melebihi kuprum dan logam. Keunikan tiub karbon nano yang lain ialah mempunyai ketahanan terhadap suhu tinggi serta mempunyai jisim yang lebih ringan dari aluminium.
Teknologi NANO.
Kehebatan Pedang Salahuddin Al-Ayyubi telah dibongkar oleh Prof Dr. Peter Paufler dari Jerman. Prof tersebut menjumpai CNT di dalam pedang tersebut bersama senjata2 yang digunakan oleh tentera-tentera Islam pada ketika itu sewaktu perang Salib. CNT ini yang menjadikan pedang tentera Islam ini sangat tajam tetapi mudah lentur.TEKNOLOGI NANO ini menggunakan besi baja “damarcus” yang juga dipanggil wootz. Bijih besi ini mengandungi sejumlah peratusan unsur Karbon. Selain besi dan karbon, unsur-unsur seperti Kromium, Mangan, Kobalt juga ditambah bagi menambahkan lagi kekuatan, ketajaman dan kelenturannya.
Salahuddin Al-Ayyubi memimpin Tentera Islam dalam perang salib kurun ke-12.
Teknik pembuatan pedang ini begitu rahsia sehinggakan hanya beberapa keluarga tukang besi di Damsyik saja yang menguasainya. Akhirnya pada kurun ke-18, teknologi pembuatan pedang ini telah pupus. Apa yang tinggal hanyalah pedang-pedang, tombak dan Pisau yang kini tersebar di pelbagai Museum di seluruh dunia. Sekadar mengingatkan kita bahawa Teknologi Hebat Peradaban Islam ini telah hilang di telan zaman.

Sumber harakah daily
Kesimpulan penulis.
Berbanding keadaan zaman sekarang, dengan teknologi yang begitu canggih namun ada sesuatu yang kita tidak mampu tembusi. mereka bukan hanya hebat dalam pengabdian mereka kepada Allah tetapi keupayaan mereka dalam bidang teknologi yang menidakkan anggapan bahawa Ummah terdahulu hanya kuat berdoa tetapi lemah pada teknologi. dan kita juga dapat lihat betapa ironinya diantara usaha dan tawakkal mereka kepada Allah dan tidak hairan mengapa mereka digeruni dunia suatu ketika dahulu.
Wallahua’lam.

Wednesday, February 26, 2014


Perjalanan ibarat roda....

Mungkin ketika ini, kita dibantu, esok kita pulak yang akan membantu, 
Hakikatnya berusahalah untuk membantu dari dibantu, kerana Islam itu membantu, bukan dibantu.

Semoga Keyakinanku kian teguh dalam meniti baki kehidupan ini.

www.facebook.com/ilhamabadi88

Friday, September 13, 2013

MEDICAL DAI'E (Pendakwah Perubatan)

Assalamualaikum wrt.

InsyaAllah sekadar perkongsian dari penulis. Bagi penulis seminar yang seumpama ini pastinya amat berguna terutama sekali petuga perubatan yang jelas menunjukkan bagaimana mereka mampu menyumbang didalam keharmoniannya Islam. Dijemput hadir kepada semua.

Monday, August 19, 2013

Pray4Egypt

Dunia telah melihat betapa rakusnya manusia bilamana bermain dengan kuasa, sama ada meraih kuasa atau usaha mengekalkan kuasa. Dunia yang sinonim dengan 'kawalan Yahudi' dalam segenap aspek pemerintahan dan dasar. Pastinya mereka akan sedaya upaya menghalang segala usaha yang boleh mengganggu gugat kepentingan mereka dan rancangan mereka didalam mewujudkan 'A New World Order'.

Sejak kepimpinan Mesir bertukar setahun yang lalu, pelbagai usaha dilakukan 'jirannya' kerana pelbagai dasar dan halangan yang sebelum ini dikawal, berubah. pintu sempadan ke Palestin dibuka seluasnya. rakyat Palestin juga mendapat manfaat dalam aspek bantuan, kalau dahulu, bekalan makanan dan bantuan banyak yang rosak sebelum sampai kepada rakyat palestin, namun tidak setelah kepimpinan Morsi. kualiti kehidupan rakyat Mesir dan Palestin semakin baik.

Yahudi yang mengintai dari jauh mengatur rancangan untuk menjatuhkan Morsi. setiap pemimpin pastinya ada kelemahan dan titik kelemahan inilah yang menjadi modal bagi pelobi-pelobi Yahudi membesarkan isu dan menambah kebencian Rakyat.

Namun kini dunia telah menyaksikan bagaimana sistem demokrasi yang diagungkan barat telah hancur, bagaimana bila pilihan rakyat telah dijatuhkan dan tindakan yang sangat menghinakan amalan demokrasi itu tidak diambil tindakan oleh Amerika.

Ironinya selepas ini akan muncul sistem baru yang lebih baik dari demokrasi yang diciptakan barat, dan pastinya sistem itu akan memberikan kekuasaan mutlak kepada seseorang individu dan Amerika akan memastikan mereka adalah orang pertama yang mengamalkan sistem itu. Akan muncul 'seorang' yang dengan alasan membela keamanan sejagat menawarkan diri menjadi pemimpin untuk seluruh dunia seperti yang diingini Yahudi. Inilah yang terjadi dan yang dirancang terjadi, bila manusia sejagat melihat keseluruhan sistem telah gagal didalam memberikan keamanan kepada dunia. mereka akan hadir dengan muslihat mereka. jika pada waktu itu kita tersilap memilih mereka, maka generasi selepas kita akan menyaksikan lebih dari apa yang kita saksikan.

Semoga Umat Islam terus kuat didalam menilai erti kehidupan dan kebebasan.


Thursday, August 1, 2013

Tazkirah ramadhan


Selepas Malaikat Israfil meniup sangkakala (bentuknya seperti tanduk besar) yang memekakkan telinga, seluruh makhluk mati kecuali Izrail & beberapa malaikat yang lain. Selepas itu, Izrail pun mencabut nyawa malaikat yang tinggal dan akhirnya nyawanya sendiri.

✐Selepas semua makhluk mati, Tuhan pun berfirman mafhumnya "Kepunyaan siapakah kerajaan hari ini?" Tiada siapa yang menjawab. Lalu Dia sendiri menjawab dengan keagunganNya "Kepunyaan Allah Yang Maha Esa lagi Maha Perkasa." Ini menunjukkan kebesaran & keagunganNya sebagai Tuhan yg Maha Kuasa lagi Maha Kekal Hidup, tidak mati.

✐Selepas 40 tahun, Malaikat Israfil a.s. dihidupkan, seterusnya meniup sangkakala untuk kali ke-2, lantas seluruh makhluk hidup semula di atas bumi putih, berupa padang Mahsyar (umpama padang Arafah) yang rata tidak berbukit atau bulat seperti bumi.

✐Sekelian manusia hidup melalui benih anak Adam yg disebut "Ajbuz Zanbi" yang berada di hujung tulang belakang mereka. Hiduplah manusia umpama anak pokok yang kembang membesar dari biji benih.

✐Semua manusia dan jin dibangkitkan dalam keadaan telanjang dan hina. Mereka tidak rasa malu kerana pada ketika itu hati mereka sangat takut dan bimbang tentang nasib & masa depan yang akan mereka hadapi kelak.

✐Lalu datanglah api yang berterbangan dengan bunyi seperti guruh yang menghalau manusia, jin dan binatang ke tempat perhimpunan besar. Bergeraklah mereka menggunakan tunggangan (bagi yang banyak amal), berjalan kaki (bagi yang kurang amalan) dan berjalan dengan muka (bagi yang banyak dosa). Ketika itu, ibu akan lupakan anak, suami akan lupakan isteri, setiap manusia sibuk memikirkan nasib mereka.

✐Setelah semua makhluk dikumpulkan, matahari dan bulan dihapuskan cahayanya, lalu mereka tinggal dalam kegelapan tanpa cahaya. Berlakulah huru-hara yang amat dahsyat.

✐Tiba-tiba langit yang tebal pecah dengan bunyi yang dahsyat, lalu turunlah malaikat sambil bertasbih kepada Allah SWT. Seluruh makhluk terkejut melihat saiz malaikat yang besar dan suaranya yang menakutkan.

✐Kemudian matahari muncul semula dengan kepanasan yang berganda. Hingga dirasakan seakan-akan matahari berada sejengkal dari atas kepala mereka. Ulama berkata jika matahari naik di bumi seperti keadaannya naik dihari Kiamat nescaya seluruh bumi terbakar, bukit-bukau hancur dan sungai menjadi kering. Lalu mereka rasai kepanasan dan bermandikan peluh sehingga peluh mereka menjadi lautan. Timbul atau tenggelam mereka bergantung pada amalan masing-masing. Keadaan mereka berlanjutan sehingga 1000 tahun.

✐Terdapat satu telaga kepunyaan Nabi Muhammad SAW bernama Al-Kausar yang mengandungi air yang hanya dapat diminum oleh orang mukmin sahaja. Orang bukan mukmin akan dihalau oleh malaikat yang menjaganya. Jika diminum airnya tidak akan haus selama-lamanya. Kolam ini berbentuk segi empat tepat sebesar satu bulan perjalanan. Bau air kolam ini lebih harum dari kasturi, warnanya lebih putih dari susu dan rasanya lebih sejuk dari embun. Ia mempunyai saluran yang mengalir dari syurga.

✐Semua makhluk berada bawah cahaya matahari yang terik kecuali 7 golongan yang mendapat teduhan dari Arasy. Mereka ialah:

ⅰ- Pemimpin yang adil.

ⅱ- Orang muda yang taat kepada perintah Allah.

ⅲ- Lelaki yang terikat hatinya dengan masjid.

ⅳ- Dua orang yang bertemu kerana Allah dan berpisah kerana Allah.

ⅴ- Lelaki yang diajak oleh wanita berzina, tetapi dia menolak dengan berkata "Aku takut pada Allah".

ⅵ- Lelaki yg bersedekah dengan bersembunyi (tidak diketahui orang ramai).

ⅶ- Lelaki yang suka bersendirian mengingati Allah lalu mengalir air matanya kerana takutkan Allah.

✐Oleh kerana tersangat lama menunggu di padang mahsyar, semua manusia tidak tahu berbuat apa melainkan mereka yang beriman, kemudian mereka terdengar suara "pergilah berjumpa dengan para Nabi". Maka mereka pun pergi mencari para Nabi. Pertama sekali kumpulan manusia ini berjumpa dengan Nabi Adam tetapi usaha mereka gagal kerana Nabi Adam a.s menyatakan beliau juga ada melakukan kesalahan dengan Allah SWT. Maka kumpulan besar itu kemudiannya berjumpa Nabi Nuh a.s., Nabi Ibrahim a.s., Nabi Musa a.s., Nabi Isa a.s. (semuanya memberikan sebab seperti Nabi Adam a.s.) dan akhirnya mereka berjumpa Rasullullah SAW. Jarak masa antara satu nabi dengan yang lain adalah 1000 tahun perjalanan.

✐Lalu berdoalah baginda Nabi Muhammad SAW ke hadrat Allah SWT. Lalu diperkenankan doa baginda.

✐Selepas itu, terdengar bunyi pukulan gendang yang kuat hingga menakutkan hati semua makhluk kerana mereka sangka azab akan turun. Lalu terbelah langit, turunlah arasy Tuhan yang dipikul oleh 8 malaikat yang sangat besar (besarnya sejarak perjalanan 20 ribu tahun) sambil bertasbih dengan suara yang amat kuat sehingga 'Arasy itu tiba dibumi.

✐'Arasy ialah jisim nurani yang amat besar berbentuk kubah (bumbung bulat) yang mempunyai 4 batang tiang yang sentiasa dipikul oleh 4 malaikat yang besar dan gagah. Dalam bahasa mudah ia seumpama istana yang mempunyai seribu bilik yang menempatkan jutaan malaikat di dalamnya. Ia dilingkungi embun yang menghijab cahayanya yang sangat kuat.

✐Kursi iaitu jisim nurani yang terletak di hadapan Arasy yang dipikul oleh 4 malaikat yang sangat besar. Saiz kursi lebih kecil dari 'Arasy umpama cincin ditengah padang . Dalam bahasa mudah ia umpama singgahsana yang terletak dihadapan istana.

✐Seluruh makhluk pun menundukkan kepala kerana takut. Lalu dimulakan timbangan amal. Ketika itu berterbanganlah kitab amalan masing-masing turun dari bawah Arasy menuju ke leher pemiliknya tanpa silap dan tergantunglah ia sehingga mereka dipanggil untuk dihisab. Kitab amalan ini telah ditulis oleh malaikat Hafazhah /Raqib & 'Atid / Kiraman Katibin.

✐Manusia beratur dalam saf mengikut Nabi dan pemimpin masing- masing. Orang kafir & munafik beratur bersama pemimpin mereka yang zalim. Setiap pengikut ada tanda mereka tersendiri untuk dibezakan.

✐Umat yang pertama kali dihisab adalah umat Nabi Muhammad SAW, dan amalan yang pertama kali dihisab adalah solat. Sedangkan hukum yang pertama kali diputuskan adalah perkara pertumpahan darah.

✐Apabila tiba giliran seseorang hendak dihisab amalannya, malaikat akan mencabut kitab mereka lalu diserahkan, lalu pemiliknya mengambil dengan tangan kanan bagi orang mukmin dan dengan tangan kiri jika orang bukan mukmin.y

✐Semua makhluk akan dihisab amalan mereka menggunakan satu Neraca Timbangan. Saiznya amat besar, mempunyai satu tiang yang mempunyai lidah dan 2 daun. Daun yang bercahaya untuk menimbang pahala dan yang gelap untuk menimbang dosa.

✐Acara ini disaksikan oleh Nabi Muhammad SAW dan para imam 4 mazhab untuk menyaksikan pengikut masing-masing dihisab.

✐Perkara pertama yang diminta ialah Islam. Jika dia bukan Islam, maka seluruh amalan baiknya tidak ditimbang bahkan amalan buruk tetap akan ditimbang.

✐Ketika dihisab, mulut manusia akan dipateri, tangan akan berkata- kata, kaki akan menjadi saksi. Tiada dolak-dalih dan hujah tipuan. Semua akan di adili oleh Allah Ta'ala dengan Maha Bijaksana.

✐Setelah amalan ditimbang, mahkamah Mahsyar dibuka kepada orang ramai untuk menuntut hak masing-masing dari makhluk yang sedang dibicara sehinggalah seluruh makhluk berpuas hati dan dibenarkannya menyeberangi titian sirat.

✐Syafaat Nabi Muhammad SAW di akhirat :

ⅰ- Meringankan penderitaan makhluk di Padang Mahsyar dengan mempercepatkan hisab.

ⅱ- Memasukkan manusia ke dalam syurga tanpa hisab.

ⅲ- Mengeluarkan manusia yang mempunyai iman sebesar zarah dari neraka.

(Semua syafaat ini tertakluk kepada keizinan Allah SWT.)

✐Para nabi dan rasul serta golongan khawas juga diberikan izin oleh Tuhan untuk memberi syafaat kepada para pengikut mereka. Mereka ini berjumlah 70 000. Setiap seorang dari mereka akan mensyafaatkan 70 000 orang yang lain.

✐Setelah berjaya dihisab, manusia akan mula berjalan menuju syurga melintasi jambatan sirat. Siratul Mustaqim ialah jambatan (titian) yang terbentang dibawahnya neraka. Lebar jambatan ini adalah seperti sehelai rambut yang dibelah tujuh dan ia lebih tajam dari mata pedang. Bagi orang mukmin ia akan dilebarkan dan dimudahkan menyeberanginya.

✐Fudhail bin Iyadh berkata perjalanan di Sirat memakan masa 15000 tahun. 5000 tahun menaik, 5000 tahun mendatar dan 5000 tahun menurun. Ada makhluk yang melintasinya seperti kilat, seperti angin, menunggang binatang korban dan berjalan kaki. Ada yang dapat melepasinya disebabkan api neraka sentiasa menarik kaki mereka, lalu mereka jatuh ke dalamnya.

✐Para malaikat berdiri di kanan dan kiri sirat mengawasi setiap makhluk yang lalu. Setiap 1000 orang yang meniti sirat, hanya seorang sahaja yang Berjaya melepasinya. 999 orang akan terjatuh ke dalam neraka.

Rujukan: Kitab Aqidatun Najin karangan Syeikh Zainal Abidin Muhammad Al-Fathani. Pustaka Nasional Singapura 2004.

☞ Jika sekiranya kalian ingin mengumpul saham akhirat, sampaikanlah ilmu ini kepada sahabat² yang lain. Sepertimana sabda Rasulullah SAW: ❝ Sampaikanlah pesananku walaupun satu ayat. ❞

Monday, July 29, 2013

Esok Masih Ada.....

Assalamualaikum wrt kepada semua pembaca yang budiman.

Bagaimana agaknya dengan ramadhan kita? kurang lebih tinggal berapa hari sahaja untuk kita tamatkan suatu bulan yang mulia ini. Terkadang penulis kerap memujuk hati untuk cuba menetapkan dalam hati bahawa inilah peluang, bulan ini ada pelbagai nikmat dan kemuliaan, namun seakannya hati alpa dengan kebiasaan cara hidup.


Hari-hari berlalu seperti biasa yang beza hanyalah tiada makanan dan minuman. Barangkali sama sahaja ketika sedang dalam usaha untuk mengurangkan berat badan. Kagum melihat sesetengah kumpulan yang begitu taajub dalam meraikan bulan ini, kuliah, pengajian, talaqi kitab, berziarah, dan lain-lain menghiasi kehidupan. Dimana penulis?


Saban hari kehidupan dan tanggungjawab makin meningkat. Keperluan hidup yang bertambah memerlukan penulis bekerja lebih keras untuk memberi keselesaan kepada semua yang dibawah tanggungan.


Malu untuk menyatakan cinta dan kasih kepada Junjungan Besar Nabi Muhammad kerana seakannya tindakan sudah tiada. Namun penulis memujuk diri untuk terus bersangka baik dengan semua aturan ini. Teringat kalam Murabbi Sheikh Nuruddin Marbu Al-Banjari, “tidak semestinya yang dekat dengan majlis itu dekat rumahnya, dan tidak semestinya jauh rumahnya itu jauh dengan majlis”.


Allah itu sangat adil dalam aturan-Nya. Keadilan-Nya terkadang dilihat tidak adil pada pandangan manusia. Namun hanya Dia-lah yang mengetahui perkara yang akan dating. Kita hanya bersandarkan pengalaman, mencuba dan meramal, namun yang menjadikan ianya nyata adalah Dia. Semoga tidak dipalingkan hati kita dari terus mencintai-Nya dan merasa dekat dengan-Nya.



Friday, July 26, 2013

Hebatnya Bismillah

Alhamdulillah tazkirah di Hospital Pakar Al-Islam untuk hari ini disampaikan oleh Al-Fadhil Ust Muhaidir Hj Joll. Beliau merupakan seorang pensyarah di Universiti Islam Antarabangsa kampus Petaling Jaya. Beliau aktif terutamanya didalam penulisan kitab – kitab dan turut menjadi penceramah dimajlis ilmu diseluruh Negara.

Beliau banyak berkongsi perihal berkenaan kalimah ‘Bismillah’. Ungkapan yang sedikit dan kecil pada pandangan umum namun didalamnya terselit pelbagai kelebihan dan manfaat bagi yang beramal dengannya. Setiap pekerjaan yang dilakukan jika dimulakan dengan bismillah akan mendatangkan hasil yang sangat berbeza dengan Izin Allah.

Kitab-kitab samawi (zabur,taurat,injil) yang diturunkan Allah kepada nabi-nabi yang terdahulu mempunyai kepelbagaian kisah dan khusus diturunkan kepada umat nabi tersebut. Namun Al-quran yang diturunkan kepada nabi Muhammad SAW meliputi keseluruhan kandungan kitab-kitab yang lain. Dalam kata lain. Segala isi dan tuntutan dari kitab yang awal terkandung didalam Al-Quran. Kerna itulah salah satu mukjizat Al-Quran ini adalah ianya melangkaui masa dan tempat, tiada tempat didunia ini yang tidak sesuai bagi Al-quran. Begitulah antara kehebatan Al-quran.


Namun tidak dinamakan Al-quran jika tidak mempunyai 114 surah. Dan kesemua kandungan Al-quran diceritakan Allah melalui Ummul Kitab (Al-Fatihah) dan kandungan Surah Al-Fatihah diceritakan Allah melalui kalimah Bismillah, dan kandungan Bismillah itu tersembunyi didalam huruf awalnya (ب).
Kerna itulah ada kitab yang dikeluarkan oleh para Ulama yang khusus menafsirkan perkataan bismillah sahaja. Kalimah Bismillah yang terdiri daripada 4 perkataan (بسم الله الرحمن الرحيم ( menjadi pendiding yang sangat kuat daripada Iblis dan Syaitan. Syaitan yang mengganggu dari 4 arah (kiri,kanan,depan belakang) namun tidak dari atas dan bawah. Diantara sebabnya adalah untuk iblis melepasi dari atas manusia, mereka perlu melalui ‘lapisan akal’ yang tersimpan didalamnya hafalan-hafalan yang akan menghalang iblis dari melepasinya.


Ada suatu kisah yang menceritakan tentang seorang ahli ibadah yang berbicara dengan syaitan yang merasuk seorang wanita, setelah dipaksa keluar, syaitan berkenaan memberikan syarat jika dia keluar dari tubuh wanita berkenaan, dia(syaitan) mahu masuk ke tubuh ahli ibadah tersebut. Namun setelah keluar, ternyata syaitan tersebut tidak berkemampuan kerana ibadah-ibadah dan hafalan-hafalan yang diamalkan ahli ibadah tersebut.


Al-Fadhil turut mengijazahkan beberapa amalan kepada staff Hospital Pakar Al-Islam untuk diamalkan. Pertama sekali ingin saya kongsikan sedikit mengenai konsep ijazah amalan yang mungkin jarang didengar oleh pembaca sekalian. Konsep ijazah merupakan kaedah dimana seorang guru atau masyaikh mengajar anak muridnya suatu amalan atau hadis berdasarkan rantaian atau sanad yang beliau terima dari gurunya. Contohnya. Saya mendapat ijazah amalan ini dari guru saya, dan guru saya mendapat amalan itu dari gurunya, dan begitulah seterusnya sehingga kepada empunya amalan. Kebiasaannya empunya amalan adalah dari kalangan ahli salafussoleh dan nabi Muhammad SAW sendiri.


Semoga sedikit perkongsian ini memberikan manfaat buat yang membaca dan saya secara peribadi amat memohon maaf diatas kekurangan perkongsian ini. Semoga Allah memberikan kefahaman yang jelas kepada kita semua didalam memahami Agama-Nya insyaAllah.        


Wednesday, July 24, 2013

World Conference on ISLAMIC RESURGENCE, DEMOCRACY AND SOCIO-ECONOMIC DEVELOPMENT

Assalamualaikum wrt. Penulis bercadang untuk berkongsi dengan pembaca yang terlalu di blog ini. Seminar yang dinantikan telah tiba, in syaa Allah semoga diberi kesempatan untuk hadir dan menimba ilmu.


Sunday, July 21, 2013

Jenis Penuntut Ilmu

Daripada Abu Waqid al-Laitsi r.a.: beliau berkata: Ketika Rasulullah SAW sedang duduk (bersama-sama para sahabatnya didalam majlis ilmu) didalam masjid, tiba-tiba datang tiga orang. Dua orang terus menyertai majlis Rasulullah SAW. Orang yang pertama masuk lalu melihat ada tempat kosong ditengah-tengah halaqah ilmu, maka dia terus duduk disana. Orang yang kedua pula hanya duduk dibahagian belakang majlis.

 Manakala orang yang ketiga (kerana dia melihat orang terlalu ramai maka dia terus beredar ke tempat lain. Setelah Rasulullah  SAW selesai mengajar, lalu Baginda bersabda: "Hendakkah aku beritahu kamu tentang tiga orang yang baru datang tadi? Yang pertama, dia bersungguh-sungguh untuk mencari ilmu, maka Allah memberikan tempat baginya.

Yang kedua pula, dia berasa malu (tidak bersungguh-sungguh) maka Allah juga malu kepadanya (tidak memberinya ilmu yang banyak). Adapun yang ketiga, Maka dia terus berpaling daripada Allah, Maka Allah pun berpaling juga daripadanya"

(Riwayat Bukhari,Muslim, Ahmad dan Tarmizi)

Salahkah wanita tak tau masak???????

Kalau perempuan tidak boleh memasak, dikutuk dan disuruh belajar. Kalau lelaki tak boleh jadi imam kita kata okay saja. Jangan diperbesarkan nanti mereka terasa hati. "Apalah perempuan, tak pandai masak siapa nak kahwin dengan awak!" Begitulah kata rakan sejawat lelaki pada seorang anak dara, juga rakan sejawat kami. Maka jawaplah si gadis ayu itu yang dia tidak sempat belajar memasak sebab dari kecil tidak digalakkan keluarga sebaliknya di suruh menumpukan perhatian pada pelajaran saja. Setelah tinggal di asrama, peluang pulang ke rumah terhad dan tidak sempat turun ke dapur membantu ibunya.

''Habis sekarang kenapa tidak belajar?" Tanya sang lelaki lagi dengan penuh semangat. ''Sedang belajarlah ni tetapi selain sibuk dengan kerjaya saya juga sibuk belajar agama, jadi belajar memasak tetap tidak diutamakan!" Begitu jawab si gadis yang membuatkan lelaki tadi menggeleng-geleng kepala. Baginya tidak sempurna seorang wanita jika tidak tahu memasak. Wanita sepatutnya buat begitu juga.

Syarat utama menjadi suami mesti boleh menjadi imam. Walau ada yang kata, jika itu syaratnya bermakna makin ramai wanita yang hidup bujang seumur hidup. Lelaki meletakkan kebolehan wanita di dapur sebagai perkara utama dan ungkapan hendak memikat suami, perlu pikat seleranya sering diguna pakai. Tidak kiralah jika wanita itu berpelajaran atau berjawatan tinggi dan penyumbang utama kewangan dalam rumahtangganya. Sekarang bukan asing lagi gaji isteri lebih tinggi daripada suami. Namun kedudukan suami sebagai raja tidak pernah dilupa walau dia tidak mengambil inisiatif mempelajari ilmu menjadi imam. Ilmu bermain video game di komputer mereka rasa lebih perlu. Kalau tidak tahu memasak disuruh belajar dan sesudah belajar perlu handal. Jika handal bukan setakat masak untuk keluarga sendiri, kalau boleh perlu boleh memasak untuk tiga pasukan bola. Begitulah standard yang telah ditetapkan.

Bolehkah kita meletakkan undang-undang itu kepada lelaki juga? Kalau tidak pandai jadi imam, belajarlah. Mula-mula jadi imam kepada keluarga sendiri, sudah terror boleh mengimam satu taman perumahan juga. "Sibuk suruh kita handal memasak, mereka tu bolehkah jadi imam?" Dengus teman wanita yang lain. Betul juga. Berapa kerat lelaki yang menjadikan sembahyang jemaah di rumah bersama anak isteri sebagai agenda utama, selain keperluan memenuhi pelbagai seleranya? Maka bertanyalah wanita kini kepada beberapa lelaki tentang kebolehan yang satu ini. Ternyata ramai yang menjawab tidak confident menjadi imam sebab takut bacaan al-Fatihah tidak sempurna, salah tajwid atau pun dia merasakan isterinya lebih handal. Ada yang kata lebih elok dia dan isteri sembahyang sendiri-sendiri. Ada juga menjawab, rasa kelakar pula apabila dirinya yang rugged menjadi imam. Isu ini sepatutnya kita beratkan sepertimana masyarakat memberatkan wanita perlu pandai memasak jika mahu bersuami. Lelaki juga harus boleh menjadi imam supaya kewibawaan mereka sebagai ketua keluarga tidak goyah atau menjadi mangsa 'queen control'. Kalau tidak pandai, belajarlah sekarang. Jika wanita disuruh belajar, apa salahnya lelaki! so lepas ni harapnya lelaki-lelaki yang nak mencari isteri yang pandai masak tu wajarlah kiranya lelaki tersebut pandai jadi imam walaupun isterinya tidak mahir memasak...

Renung-renungkan dan selamat beramal

Tuesday, July 16, 2013

Sungguh Hebat Al-Quran

Assalamualaikum wrt. InsyaAllah kewujudan laman social sebenarnya sedikit sebanyak menghakis bakat menulis ramai penulis muda tidak terkecuali penulis, mesej yang disampaikan dilihat lebih mudah menerjah setiap ‘friend’ yang berada didalam senarai. Ayat yang pendek namun sampai maksud yang diingini tidak lain turut mempengaruhi minat untuk menulis. Namun penulis sebenar wajar menggunakan kedua-dua media untuk kemaslahatan semua. Penulis amat mengkagumi bagaimana ulama’ terdahulu dengan sumber yang sangat ‘limited’ namun berkemampuan menulis berjilid kitab. insyaAllah untuk kali ini, penulis berhasrat berkongsikan sedikit perkara berkaitan hebatnya Al-Quran. Satu mukjizat yang telah diturunkan dan tanpa sebarang perubahan, masih tetap utuh dan menjadi rujukan hingga ke hari ini. Teringat penulis tentang hal peristiwa dimana ketika Nabi Adam as diciptakan Allah, malaikat yang seakan memprotes aturan Allah itu diuji dengan sesuatu yang tidak diketahui mereka. Namun Nabi Adam as yang diajar Allah mampu menjawab segala persoalan yang ditanya. Itulah peranan manusia, dijadikan Allah dengan nafsu yang akan menjadikan manusia berlumba-lumba didalam membuat sesuatu. Kita lihat hari ini teknologi manusia berkembang maju dan tidak pernah terfikir oleh manusia terdahulu. Rahsia-rahsia Allah semakin banyak yang manusia timbulkan. Sungguh hebat manusia. Namun, didalam kegilaan manusia mengkaji kehidupan. Allah berikan kita manual kehidupan yang akan menyelamatkan kita didunia ini. Manual itu tidak diberikan sekaligus namun secara berperingkat mengikut situasi dan permasalahan. Ayat yang diturunkan bukan sahaja menyelesaikan permasalahan para sahabat ketika itu namun menjadi penyelesaian untuk kita umat diakhir zaman. Allah…… sungguh jauh dan tinggi bahasa Al-Quran. Seandainya kita membaca surat khabar cina, pastinya mata berair, hati bergolak, perasaan malas akan tinggi meningkat. Ini disebabkan kita tidak faham akan persoalan yang diceritakan biarpun perkara yang diberitakan itu adalah perkara yang tersangat kita minati. Namun tidak bagi Al-Quran. Biarpun kita tidak memahami ayat dan tiada minat pada perkara yang dibaca. Namun kita mampu membaca malah Allah memberikan kita pahala atas bacaan yang tanpa pengertian itu. Dari segi bahasa pula, bezakan jika kita membaca makna dan membaca ayat dalam bahasa arab, yang manakah lebih senang? Bagi penulis, membaca yang bahasa arab amat memudahkan biarpun kurang kefahaman. Itulah antara mukjizat yang sangat nyata terjadi yang disedari kita. insyaAllah dalam pembahasan yang akan dating, penulis akan kongsikan kehebatan yang lain untuk tatapan semua. InsyaAllah.

Monday, July 15, 2013

TERAPI ROHANI UNTUK SEMUA

TERAPI ROHANI UNTUK SEMUA OLEH : HABIB ALI AL-JUFRI Tangisan tetamu yang dinanti kedengaran Itulah insan kecil yang baru mengenal dunia Dilahirkan tiada cacat mahupun cela Syukur tidak putus dari ucapan dan hati seorang ibu dan ayah Dibesarkan dengan penuh kasih sayang Dididik & diajar untuk mengenal kehidupan Kita diciptakan Allah bukan kerana Dia memerlukan kita, Melainkan kitalah yang memerlukan-Nya. Alangkah beruntungnya orang yang hatinya selalu rindu untuk bersimpuh di hadapanNya, berusaha menempuh jalan spiritiual mendekati pencipta. Kita bersaksi bahawa Dialah Allah , tiada sekutu selain Dia, Yang Maha Esa. Inilah persaksian akan membukakan pintu kesedaran hati untuk menghadap kepadaNya, menggelorakan kerinduan di relung jiwa, dan mengukuhkan pijakan kaki dihadapanNya. Kita juga bersaksi bahawa junjungan kita, Muhammad adalah hambaNya, rasulNya, kekasihNya, makhluk pilihanNya dan manusia terdekatNya. Zaman sekarang, manusia lebih suka tenggelam dalam kesibukan yang tiada gunanya dan membuang waktu untuk sesuatu yang sia-sia. Ditipu dengan kehidupan dunia dengan segala yang ditampilkan, berpaling dari kebahagiaan dan kebaikan hakiki, serta merelakan diri terperuk dalam keadaan sangat mengenaskan. Demikian hari demi hari berlalu, namun kita tidak berupaya sedikit pun untuk mendekatkan diri kepada Allah. Apa yang bertambah pada diri kita hari ini..? Semalam adalah waktu yang telah berlalu, apa yang telah kita selitkan pada hari yang telah lepas dari tangan kita? Kelmarin adalah rentangan hari yang telah lewat, apa yang telah kita tambahkan pada hari yang takkan pernah kembali lagi itu? Apabila hari demi hari, malam demi malam, berlalu dengan hampa, tanpa ada daya upaya mendekatkan diri kepada Allah, tanpa kita tahu hakikat kerinduan kepadaNya, tanpa kita mampu jadikan sebagai tangga untuk mendaki jalan suci menujuNya, lalu tujuan dari hidup ini untuk apa..? Apakah tujuan hidup tidak lebih untuk mendapatkan makanan dan minuman, pakaian, harta, emas dan segala perhiasan yang pada akhirnya yang akan sirna? Apakah tujuan hidup hanya untuk memperoleh pangkat dan jabatan? Untuk memuaskan hasrat yang menginginkan penghormatan dan cinta orang lain yang hakikatnya hanyalah makhluk Allah, yang turut diciptakan untuk tunduk kepadaNya semata? Ataukah hanya untuk memenuhi kepuasan diri dan hawa nafsu, semata-mata demi hal-hal yang bersifat duniawi, dan demi mendapat sanjungan orang ? Jangan lemparkan kesalahan pada Allah apabila hati kita berpaling menjauhiNya.. kerana Rasulullah telah diutus sebagai penyambung lidahNya. Mengingat dan membimbing kita untuk mendekatiNya. Maka kita tidak memiliki alasan apa pun untuk mengelak dari kewajipan sebagai seorang hambaNya untuk menempuh jalan menuju Allah.

Wednesday, December 21, 2011

40 Strategi Rasulullah Didalam pendidikan

Assalamualaikum wrt diucapkan kepada siapa sahaja yang bertandang ke dalam laman ini,

InsyaAllah setelah lama menyepi, kini penulis merasakan perlunya penulis menyambung apa sahaja penulisan memandangkan pemerhatian penulis2 terhadap ulama' besar, rata2 diantara mereka begitu hebat didalam penulisan. bait2 syair yang memuji Rasulullah sentiasa sahaja mengjangkaui pemikiran orang umum yang menjadikan mereka berbeza dengan yang lain.

untuk artikel kali ini, penulis berhasrat untuk berkongsi 40 strategi Rasululah yang penulisan ini akan diajalankan secara bersiri kerana sekiranya mahu dinyatakan terus 40 cara yang digunakan baginda didalam mendidik, nescaya penulis bimbang kekuatan menulis penulis yang turun....

baiklah untuk yang pertama adalah

METHODE PENDIDIKAN RASULULLAH MELALUI TELADAN DAN AKHLAK YANG MULIA

menjadi methode terpenting dalam dakwah rasulullah yang bergerak dahulu sebelum menggerakan orang lain. terkadang perilaku baginda ini tidak mampu ditiru oleh mana2 manusia. inilah kehebatan yang ada pada sosok tubuh baginda sehinggakan beliau dilihat sebagai insan yang teramat mulia. Anas bin malik menyatakan, keadaan yang paling bercahaya bagi bumi madinah adalah ketika masuknya baginda kebumi madinah dalam peristiwa hijrah, dan tiada keadaan yang paling menyedihkan selain kematian baginda dibumi madinah.

tidak dapat dinafikan bahawa pendidikan melalui teladan lebih berkesan dihati berbanding kenyataan yang merapi.justeru marilah kita menilai kembali akhlak kita dengan masyarakat sekeliling kita. apakah kehadiran kita ini memberikan kesenangan ataupun kesengsaraan pada insan2 yang berada disekeliling kita. insyaAllah dengan berkat dan sedikit istiqamah, moga kita mampu mencontohi perilaku agung ini.

bahagian yang kedua akan dihuraikan pada artikel yang lain InsyaAllah....

Sunday, May 22, 2011

Melatih hati untuk melatih genarasi....

Apabila sesuatu perkara itu telah lama ditinggalkan, sudah menjadi lumrah untuk diri merasa kekok dan memerlukan lebih masa untuk menyesuaikan diri dan memastikan penetapan minda yang baik mengikut keperluan. Pengalaman demi pengalaman diimbau dan dipastikan cara serta objektifnya, tidak lain tidak untuk memulakan dan membuang keegoaan yang sekian menetap dihati.

Barang kali itulah pengalaman yang dihadapi penulis beberapa hari yang lepas kerana mengikuti program latihan nuqaba’ yang melibatkan pelajar-pelajar SBPI Gombak. Bertemakan memperkukuh qudwah mengeratkan ukhuwah program ini benar-benar mengajar penulis perihal perkara yang paling utama didalam pembentukan jiwa.

Program yang dipimpin seorang sahabat yang turut selalu bersama penulis dikuliah-kuliah tasawwuf, sudah semestinya memberikan kegentaran kepada penulis kerana pembentukan jiwa dan keikhlasan adalah diantara criteria utama yang ditekan pengarah. Ditambah dengan kesucian wajah peserta yang masih muda dan begitu tinggi ilm jika dibandingkan dengan diri penulis sewaktu berada pada umur yang sama.

Hari pertama penulis banyak mendiamkan diri dan memujuk diri untuk terus melakukan peranan sebagai Fasilitator. Dan kegusaran tersebut terbawa-bawa sehinggalah ke dalam LDK yang pertama yang melihat kegagalam penulis menghadirkan hati didalam setiap kata-kata yang diungkap. Sedikit kecewa kerana hampa dengan diri sendiri.

Hari kedua menyaksikan sedikit penambahan bagi diri penulis sendiri untuk memulakan tugas yang dipikul. Ternyata bantuan Allah itu akan datang bila dipohon dan urusan diserahkan kepada Allah untuk memimpin, inilah pesan guru yang mulia Al-musnid Sheikh Muhammad Fuad Bin Kamaluddin Al maliki yang mana beliau menyatakan. Didalam setiap amalan yang pekerjaan yang dilakukan, setelah kita berusaha wajib kita untuk menyerahkannya kepada Allah, harus ada ungkapan khusus yang menyebut tentang penyerahan berkenaan sebagai bukti kecintaan dan tawaduknya seorang ahli ilmu.

masyaAllah bila tertulis bantuan dari-Nya, tidak ada satu umat yang mampu menghalang, jika tidak ada bantuan-Nya, datanglah seribu bantuan manusia, nescaya tidak ada satu pun yang akan sampai. Keyakinan pada Allah adalah yang utama didalam setiap perkara, inilah yang selalu penulis tekankan pada peserta-peserta Nuqaba’. Dari segi ilmu penulis tidak merasakan suatu masalah yang besar untuk dirisaukan kerana rata-rata yang hadir cukup hebat dan mempunyai disiplin diri yang baik.

teguran pengarah banyak membantu dan memberikan sejuta persoalan, pulang dengan sejuta persoalan untuk dijawab dan pilu serta merasakan betapa lekehnya diri serta begitu tidak sempurnanya akhlak dan sahsiah diri.

Akhir kalam dan bicara, semoga Islam akan maju dengan wujudnya generasi-generasi pewaris ilmuan ini, semoga islam akan terus bergema dan terus kuat dengan hadirnya kefahaman peserta. Semoga ungkapan memberikan hidayah dan kudrat dari Ilahi serta manfaatnya dinikmati diakhirat dan dunia.

Sunday, December 19, 2010

semoga bermanfaat............

Pertama dan selamanya marilah kita mengungkapkan setinggi-tinggi kesyukuran diatas nikmat yang telah Allah kurniakan. Selawat dan salam buat junjungan besar Rasullullah (S.A.W.) pemilik cahaya kebenaran, penyebab kenikmatan iman, pembawa kerahmatan sekalian alam, pensyafaat dikala memerlukan. Semoga Allah mengurniakan kebahagiaan buat baginda dan sahabat-sahabat yang diredhai Allah sekaliannya

Alhamdulilah setelah berabad penulis mengasingkan diri dari penulisan dan didalam jangka masa yang lama itu jugalah pelbagai pengalaman dan kenikmatan penulis rasakan dan lalui yang sebenarnya terlalu banyak untuk penulis ukirkan disini. Benarlah kata-kata yang mengatakan bahawa ilmu penulisan itu bukanlah suatu yang mudah malah penulis sendiri merasakan kesulitan didalam usaha penulis mengeluarkan satu-satu risalah biarpun didalam laman penulsi sendiri.

Namun insyaAllah semoga keikhlasan yang ada ini sedikit sebanyak memberikan impak kepada pembaca yang jauh lebih berilmu dan pakar didalam ilmu penulisan ini. Malah penulis sendiri mengharapkan sekiranya ada kesulitan didalam memahami makna sebenar penulisan penulis supaya memaklumkan kepada penulis.

Kekaguman penuls kepada tokoh-tokoh penulisan tanah air amat penulis cemburui, indikatur mudah yang menerpa kedalam fikiran penulis apabila berbicara dengan mereka adalah betapa banyaknya buku yang dibaca dan betapa istiqamahnya mereka didalam membaca kerana mustahil bagi seseorang itu untuk mengeluarkan ide-ide bernas melainkan setelah mana mereka meneliti pelbagai ilmu dan melihat dari pelbagai sudut permasalahan.

Baiklah secara kasarnya penulis berkenan untuk berkongsikan mengenai beberapa perkara yang wajar kita jadikan sebagai salah satu daripada agenda utama kehidupan. Sebenarnya terdapat tiga perkara namaun eloklah bagi penulsi untuk berkongsikan satu persatu untuk melebihkan kepada huraian supaya apa yang ingin disampaikan penulis sedikit sebanyak menyentuh hati pembaca insyaAllah.

Tiga perkara yang ingin penulsi nyatakan ini merupakan amalan tambahan yang begitu penting terutamanya bagi orang yang bergelar ‘salikin’ yakni orang yang berjalan menuju kepada Allah. Ini merupakan pesanan yang penulis dapat dari seorang sahabat penulis yang ketika itu mengalami sakaratul maut. Beliau berpesan sekiranya penulis menginggalkan ketiga-tiga perkara ini, maka hidup akan tiada ertinya, sejurus selesai berpesan beliau menghembuskan nyawanya. Perkara ini terjadi didalam alam yang penulis tidak dapat jelaskan.

Perkara pertama yang perlu ada adalah mendampingi guru/orang alim/ilmuan. Apabila diteliti dan difahami, kebiasaanya kita mampu untuk melihat maksud ataupun tujuan perkara ini dijelaskan. Perkara pertama yang harus dilakukan sebelum mendampingi guru adalah bagaimana untuk mengetahui bahawa inilah orang yang wajar aku dekati atau dampingi? Seperti sedia maklum, iman manusia ini terkadang naik terkadang turun. Terkadang hati manusai ini berpaling dari Allah dan terkadang kuat mengingati Allah, terkadang jalur kehidupan manusia terikat dengan nafsu dan terkadang terikat utuh bersama nafsu dan syaitan. Makanya seorang guru yang baik dan sesusai adalah yang mana antara cirinya adlah apabila berjumpanya kita dengan mereka, ataupun apabila dengarnya kita kepada kuliahnya, beliau berkamampuna untuk memalingkan semula hati yang leka kepad yang Utama. Seorang guru yang baik adalah apabila nak muridnya yang juga boleh dinaggap pesakitnya dating didalm keadaan ‘sakit’ maka sebelum pulangnya murid tersebut ‘kesakitan’ itu sediki sebanyak terubat. Maka sekiranya ada diantara kita merasakan sedemikian kepada seseorang guru/alim ataupun ulama’ maka wajarlah untuk dia melazimi bersama guru tersebut.

Guru ibarat tunjang kepada segala benda, guru ibarat pemilik hati, dan sebagai seorang yang berjalan dijalan Allah harus meletakkan dirinya dibawah guru tersebut, sekiranya perkara yang diterangkan tidak difahami, kita tidak wajar untuk mengatakan kesilapan itu berpunca daripada guru tersebut kerana adab seorang penuntut itu sewajarnya mengatakan akan kejahilan dirinya kerana tiada keupayaan memahami ilmu seumpama guru tersebut memahaminya akibat banayknya dosa yang dilakukan. Seorang murid yang baik harus meyakini bahawa gurunya berkeupayaan mendalami dilubuk hatinya biarpun kita tidka menyatakan akan malasah tersebut, dengan sifat murid tersebut akan lebih menghormati dan adalah menjadi suatu kebiadapan bagi penuntut ilmu untuk berlawan mata dengan gurunya, seharusnya murid harus menjadi orang yang pertama mengalihkan pandangan sekiranya matanya bertentangan dengan guru tersebut. Inilah tradisi yang diwarisi turun temurun dan kita mampu melihat kehebatang generasi silam didalam keilmuan mereka kerana ilmu yang dituntut adalah hadir bersama nya keberkatan dan keredhaan gurunya.

Semoga perkongsian ini sedikit sebanyak dapat dijadikan pengajaran buat semua terutamanya penulis sendiri insya Allah........

Wednesday, October 13, 2010

PANTUN KARAT.....

DUNIA ITU IBARAT MIMPI,

MIMPI INDAH YANG MENYENANGKAN,

NAMUN HAKIKATNYA TIADA MIMPI YANG KEKAL,

MUNGKIN BOLEH HILANG DENGAN SEDIKIT KEJUTAN,

MAKA BILA TERJAGA ITULAH HAKIKATNYA.



NIKMAT DUNIA HANYA SEBAGAI MIMPI,

JELASNYA NIKMAT DUNIA DITIAP MATA,

NAMUN BILA SUDAH MATI,

ITULAH HAKIKAT KEHIDUPAN.


PERSOALAN DEMI PERSOALAN DISOAL,

ADAKAH YANG MAMPU DIJAWAB?

PASTINYA JIKA TERUS BERMIMPI,

SEMPATKAH PERSEDIAAN UNTUK PERSOALAN?


MEJA PENULIS(KAED 11.43 MLM)

Thursday, September 2, 2010

Ramadan yang dikasihi.....

Alhamdulillah diucapkan kepada semua, pertama dan selama-lamanya ayuhlah kita panjatkan setinggi-tinggi kesyukuran. Selawat dan salam buat buat junjungan besar Rasullullah S.A.W. yang suci daripada dosa dan noda pemilik syafaat terbesar, insan yang punya cahaya yang cahayanya menyinari seluruh alam.

Dengan berkah dan hidayah-Nya, Alhamdulillah diberinya penulis kekuatan untuk mencoret sedikit perkongsian untuk dikongsikan dengan sahabat sekalian. Setelah sekian lama penulis mendiamkan diri dari medan penulisan sehinggakan penulis merasakan suatu keselesaan untuk tidak menulis. Petang tadi terdengar suara dari corong radio IKIM yang penulis sendiri tidak mengingati siapakah ahli panelnya, antara isi yang dibicarakan adalah mengenai penulisan, suatu perkongsian yang mudah namun banyak manfaatnya.

Selama ini penulis memfokuskan perkara sunat yang penulis wajibkan pada diri, jadi ahli panel berkenaan menyentuh mengenai kewajipan menulis paling kurang satu artikel seminggu. Sedikit tersentak kerana alpa bahawa penulisan juga bersifat dakwah dan terkadang dengan penulisan kita mampu mengubah dunia seperti mana yang dilakukan Jose Rizal terhadap negaranya Filipina.

Syukur mengenangkan kesudian Pencipta untuk memberikan lagi peluang untuk bersama dengan bulan penuh berkah ini, bulan yang menjanjikan sejuta kali manfaat buat semua yang menghargai. Sesungguhnya penulis merasakan sedikit kelainan pada tahun ini insyaAllah semoga sahabat-sahabat lain juga merasakan benda yang sama.

Semoga introduksi ini sedikit memberikan manfaat buat semua yang membaca terutama sekali buat diri penulis sendiri yang pastinya akan bertanggungjawab terhadap kata-kata ini.

Hari-hari yang berbaki ini penulis ingin menyerulah supaya sewajarnya marilah kita bertungkus lumus untuk bersama dan menghadirkan diri didalam kenikmatan ramadhan. Cubalah sedaya upaya untuk mencuba untuk merasai kelebihan ramadhan ini. Mungkin ada yang masih keliru untuk menghadirkan rasa beramadhan namun sebagai langkah mudah cubalah sehabis mungkin untuk mengasihi ramadhan. Alangkah ruginya jika kita menjadi insan yang diberikan peluang untuk kenikmatan namun melepaskan peluang berkenaan.

Disebalik kesibukkan mengejar cita-cita, jangan lupa ‘presentation’ kita dihadapan Allah yang sekarang ini kita menunggu untuk dipanggil giliran. Jika tidak cukup ‘requirement’nya maka gagallah kita maka tiada kegagalan yang paling dikesali daripada terhumban kedalam Neraka Jahannam.


Sunday, July 18, 2010

Satu Malaysia.......

Untuk memulakan sesuatu itu adalah yang amat sukar darpada hanya duduk menyambung gagasan yang telah sedia ada. Terkadang rasa tanggungjawab itu memang memerlukan adanya seseorang untuk mengorak langkah awal didalam satu-satu perkara namun tidak semuanya mampu, namun adakah kita mengetahui akan kemampuan diri kita?

Assalamualaikum diucapkan kepada semua, semoga pembuka diatas dapat sedikit sebanyak membuka hati penulis terutama sekali didalam menjalani kehidupan seharian.

Rasa rendah diri dan merasakan diri itu tidak mampu sebenarnya perlu dilihat didalam beberapa perkara dan didalam Islam biarpun merendah diri itu suatu perkara yang mulia dari segi akhlaknya namun orang islam tidak digalakkan untuk senantiasa merasa rendah diri didalam semua situasi. Ada beberapa ketika yang memerlukan orang Islam untuk kehadapan menunjukkan taring terutama sekali buat musuh-musuh Allah. Tindakan ini sebagai untuk menimbulkan rasa gerun kepada mereka agar tidak merendah-rendahkan martabat Islam.

Namun diketika ini ramai manusia terutamanya Islam merasakan dengan merendah diri seperti kepada orang-orang kafir terhadap semua perkara adalah perkara yang akan membawa kebaikkkan. Pelbagai alas an diberikan dengan menggunakan logik akal masing-masing.

Seumpamanya diMalaysia, dengan berteraskan konsep SATU MALAYSIA. Konsep ini mengenengahkan kesama rataan didalam semua aspek kehidupan. Perdana menteri tidak memberikan tahap-tahap atau perkara-perkara tertentu yang tidak boleh menjadi SATU buat semuanya, malahan konsep ini dilihat seakan menjadi lubuk buat agama lain untuk sedikit demi sedikit mengawal Negara.

Ini hanyalah sebagai satu contoh, memang perpaduan itu suatu yang indah dan dituntut, namun jika menyentuh soal agama, perpaduan PERLU DIABAIKAN DEMI KEPENTINGAN AGAMA.

Semoga kemenangan itu akan terus menjadi milik Islam yang suci dari liberalism. Semoga segala perancangan yahudi dan balaci yahudi di Malaysia ini akan hancur. Siapakah balaci tersebut?